Media Utama Terpercaya

29 Juli 2026, 21:18
Search

Haedar Nashir Apresiasi Peran Alabio dalam Sejarah Perkembangan Muhammadiyah di Kalimantan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di Gedung Dakwah Muhammadiyah Alabio
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di Gedung Dakwah Muhammadiyah Alabio, Sabtu [25/7]. [Foto: Istimewa]

HSU, mu4.co.id – Muhammadiyah Boarding School (MBS) Nurul Amin Alabio menggelar Pengajian Akbar Muhammadiyah yang dihadiri lebih dari 3.500 jemaah, dalam rangka milad ke-50 MBS Nurul Amin Alabio dan peringatan 101 tahun Muhammadiyah Alabio yang menghadirkan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Sabtu (25/7), Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Muhammadiyah sendiri telah hadir di Alabio sejak 1925, menjadikannya salah satu daerah awal penyebaran Muhammadiyah di Kalimantan.

Baca Juga: Hadiri Milad ke-50 MBS Nurul Amin Alabio, Haedar Nashir Serukan Semangat Pembaruan Muhammadiyah

“Saya gak bayangkan di Alabio sudah ada Muhammadiyah sejak 1925, yang bahkan semua di sini belum lahir. Padahal betapa susahnya kan dari Banjarmasin ke Alabio saat itu,” ujar Haedar dalam sambutannya, dikutip dari Muhammadiyah, Rabu (29/7).

Ia mengatakan Muhammadiyah telah memperluas dakwah ke luar Pulau Jawa jauh sebelum Indonesia merdeka. Setelah masuk ke Kalimantan pada 1925, Muhammadiyah melanjutkan penyebarannya ke Papua Selatan pada 1926.

“Itu menunjukkan semangat dari bawah, kalau ada semangat dari bawah biasanya yang di atasnya juga semangat. Daerahnya hidup, Wilayahnya hidup, Pimpinan Pusat juga ikut semangat,” jelasnya.

Haedar Nashir lakukan peletakan batu pertama renovasi Gedung Dakwah Muhammadiyah Alabio. [Foto: Istimewa]

Dalam kesempatan tersebut, Haedar Nashir mendorong Muhammadiyah memperluas layanan kepada masyarakat, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga kesehatan, termasuk dengan membangun klinik hingga rumah sakit. Menurutnya, pengembangan itu harus berawal dari kekuatan dan kemandirian organisasi di daerah.

Sementara itu, Bupati HSU Sahrujani mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan daerah yang telah berlangsung sejak sebelum Indonesia merdeka. Ia berharap sinergi antara Muhammadiyah dan Pemkab HSU terus diperkuat karena dinilai sebagai mitra strategis dalam membangun daerah.

Baca Juga: Milad ke-30 UMBJM, Haedar Nashir Letakkan Batu Pertama Gedung Fakultas Kedokteran dan Tekankan Pentingnya Kualitas!

“Kehadiran beliau merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi masyarakat HSU untuk terus membangun pendidikan, memperkuat dakwah Islam, dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah,” ungkap Sahrujani.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan, Ridhahani Fidzi, juga mendorong penguatan kerja sama dengan Pemkab HSU untuk mendukung pembangunan daerah dan mencetak kader Muhammadiyah yang berilmu serta berakhlak. 

Selain pengajian akbar, Haedar Nashir juga melakukan peletakan batu pertama renovasi Gedung Dakwah Muhammadiyah Alabio, menyerahkan bantuan sebesar Rp150 juta, serta menerima penyerahan wakaf lahan seluas 100 hektare dari H. Abdul Syahid dan 2.550 meter persegi dari Maqdis Pilatia yang keduanya terletak di Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

[Video: mu4.co.id]

(Muhammadiyah)

[post-views]
Selaras