Media Utama Terpercaya

2 Agustus 2026, 00:54
Search

Catat Sejarah, PCIM Britania Raya dan Irlandia Resmi Masuk Muslim Council of Britain!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
PCIM Britania
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Britania, mu4.co.id – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia resmi menjadi organisasi pertama sekaligus satu-satunya dari Indonesia yang diterima sebagai anggota Muslim Council of Britain (MCB) atau Dewan Muslim Britania, yakni payung bagi 500 masjid, lembaga pendidikan, badan amal, dan organisasi Muslim di Inggris. 

Keanggotaan yang diperoleh setelah proses verifikasi sejak Juni 2026 itu dinilai menjadi pengakuan atas kiprah dakwah Muhammadiyah di Inggris sekaligus memperkuat representasi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Baca Juga: Perkuat Kiprah Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Australia Gelar Halal Bi Halal

“Tentu ini adalah pintu untuk kami berkontribusi lebih luas. Untuk Muhammadiyah, ini menegaskan bahwa gerakan dakwah dan tajdid Muhammadiyah itu mampu berjejaring luas dan diterima di ruang keislaman. Kami juga meyakini bahwa nilai Wasathiyah yang kami bawa punya tempat untuk menjadi bahan percakapan Muslim global, juga bagi masyarakat Muslim Inggris,” jelas Ketua PCIM Britania Raya (UK) & Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, dikutip dari laman Muhammadiyah, Sabtu (1/8).

Keanggotaan di MCB memberikan sejumlah manfaat bagi PCIM Britania Raya dan Irlandia, antara lain:

  1. Legitimasi dan pengakuan, karena menjadi bagian dari organisasi payung Muslim terbesar di Inggris sehingga meningkatkan kredibilitas di mata publik dan komunitas setempat.
  2. Akses jejaring, dengan lebih dari 500 masjid, sekolah, badan amal, dan organisasi Muslim yang membuka peluang kolaborasi dan kemitraan.
  3. Partisipasi dalam isu nasional, termasuk menyuarakan kepentingan umat Islam pada isu seperti diskriminasi, pendidikan agama, dan kebebasan beribadah, sekaligus memahami dinamika Islam di Inggris.
  4. Pengembangan kapasitas organisasi melalui pelatihan, panduan tata kelola, dukungan media, dan berbagai forum yang disediakan MCB.
  5. Peningkatan visibilitas, karena kegiatan PCIM dapat dipublikasikan dan menjangkau audiens yang lebih luas melalui platform MCB.
  6. Jembatan diplomasi keumatan, dengan memperkuat hubungan antara komunitas muslim Indonesia dan Inggris sekaligus mengangkat nama Muhammadiyah di tingkat internasional.
  7. Akses kemitraan lintas iman dan sosial, melalui MCB, PCIM memiliki peluang lebih besar untuk terlibat dalam dialog lintas agama, aksi kemanusiaan bersama, serta berbagai kegiatan sosial berskala nasional.

Baca Juga: Hebat! Siswa SD Muhammadiyah di Gresik Raih Juara 2 Robotika Internasional di Malaysia

Dengan keanggotaan tersebut, Ince Dian berharap semakin banyak organisasi Islam Indonesia di Inggris dapat bergabung dengan MCB. 

Menurutnya, capaian ini menjadi tonggak internasionalisasi Muhammadiyah sekaligus memperkuat pengakuan terhadap nilai-nilai Islam berkemajuan di tingkat global, serta membuka peluang kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat dan diplomasi keislaman Indonesia.

(Muhammadiyah)

[post-views]
Selaras