Media Utama Terpercaya

27 Mei 2026, 00:54
Search

Hebat! Siswa SD Muhammadiyah di Gresik Raih Juara 2 Robotika Internasional di Malaysia

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Siswa SD Muhammadiyah di Gresik Raih Juara 2 Robotika Internasional
Siswa SD Muhammadiyah di Gresik Raih Juara 2 Robotika Internasional [Foto: beritajatim.com]

Gresik, mu4.co.id – Siswa SD Muhammadiyah GKB 2 Kabupaten Gresik, Abyan Nabil Kurniawan, berhasil meraih juara kedua dalam ajang lomba robotika internasional yang digelar di Malaysia pada 24–26 April 2026.

Atas prestasinya dari kompetisi bergengsi yang diikuti sekitar 1.300 peserta dari 6 negara yakni Thailand, Malaysia, Indonesia, Jepang, Singapura, dan Turki, Abyan berhasil membawa pulang medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan.

Diketahui sebelumnya, ia juga mewakili Indonesia dalam ajang All Japan Robot Sumo di Jepang pada Desember 2025. Ketertarikan Abyan terhadap robotika sudah muncul sejak usia dini. Ia mengaku mulai belajar merakit dan memahami robot sejak taman kanak-kanak dengan bimbingan sang ayah.

“Belajar otak-atik robot dibimbing ayah sejak TK,” ujarnya bangga, Senin (04/05/2026).

Baca juga: Miliki Banyak Prestasi, Kuota Pendaftaran SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta Penuh Hingga 2032!

Kepala SD Muhammadiyah GKB 2, Farikha, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi kado istimewa, terlebih bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan milad sekolah.

“Alhamdulillah, ini menjadi prestasi tingkat nasional sekaligus internasional. Kami memberikan dukungan penuh. Semoga ini bisa menginspirasi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi, khususnya di bidang robotika,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa minat siswa terhadap robotika di sekolah cukup tinggi. Sekitar 60 siswa atau 10% dari total siswa aktif mengikuti ekstrakurikuler robotika.

“Robotika sangat menantang dan mampu melatih pola pikir anak. Jika diasah dengan baik, akan menumbuhkan kemampuan logika mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih robotika, Rizki Kurniawan, menambahkan bahwa metode pembelajaran dilakukan secara menyenangkan agar anak-anak tertarik sejak awal.

“Anak-anak dikenalkan dengan pemrograman sederhana, coding, serta perakitan komponen dasar robot. Ketika sudah tertarik, mereka akan belajar dengan lebih enjoy dan termotivasi untuk berkembang,” jelasnya.
(infogresik.id)

[post-views]
Selaras