Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan kesiapan akomodasi jemaah haji untuk musim 1447 H/2026 M di dua kota suci, Makkah dan Madinah. Penyediaan hotel dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan, khususnya dalam aspek kenyamanan dan kemudahan akses selama ibadah berlangsung.
Pemerintah telah mengontrak ratusan hotel yang tersebar di sejumlah kawasan strategis di Makkah. Lokasi pemondokan dipilih dengan mempertimbangkan jarak dan kemudahan mobilitas jemaah menuju Masjidil Haram, termasuk integrasinya dengan layanan transportasi Bus Shalawat yang beroperasi selama 24 jam.
Berikut daftar lengkap hotel di Kota Makkah untuk Haji 2026.
Baca juga: Arab Saudi Perketat Hotel Jelang Musim Haji 2026, Pelanggaran Bisa Didenda Ratusan Juta!
Sementara itu, di Madinah, hotel jemaah umumnya terpusat di kawasan Markaziyah yang berada di sekitar Masjid Nabawi. Penempatan ini memungkinkan jemaah untuk menjangkau lokasi ibadah dengan berjalan kaki tanpa harus menggunakan kendaraan tambahan, sehingga memberikan kenyamanan lebih, terutama bagi jemaah lanjut usia.
Berikut daftar lengkap hotel di Kota Madinah untuk Haji 2026.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa seluruh kontrak hotel telah rampung dan saat ini memasuki tahap pengecekan akhir sebelum operasional haji dimulai. Pemerintah memastikan setiap akomodasi telah memenuhi standar layanan yang ditetapkan, baik dari sisi fasilitas, keamanan, maupun kapasitas.
Baca juga: Komisi VIII DPR Keluhkan Hotel Jemaah Haji 2026, Soroti Jarak dan Fasilitas
“Persiapan penyelenggaraan haji tahun 2026 terus kami matangkan. Pemerintah memastikan seluruh layanan utama bagi jemaah, mulai dari akomodasi, konsumsi hingga transportasi, telah dipersiapkan secara optimal,” ujarnya dilansir dari laman resmi Kemenhaj, Rabu (15/4).
Selain itu, pengaturan hotel juga disesuaikan dengan kloter dan embarkasi jemaah guna memudahkan koordinasi selama di Tanah Suci. Skema ini diharapkan dapat mengurangi potensi kepadatan sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.
Pemerintah menegaskan bahwa penyediaan akomodasi yang layak menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Dengan kesiapan hotel di Makkah dan Madinah, diharapkan seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, nyaman, dan khusyuk.
(Kemenhaj, kabarbaitullah.com)












