Media Utama Terpercaya

8 Mei 2026, 22:38
Search

Wamen Koperasi Dorong Sasirangan Banjarmasin Tembus Pasar Global!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah saat mengunjungi Showroom Dekranasda Kota Banjarmasin
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah saat mengunjungi Showroom Dekranasda Kota Banjarmasin. [Foto: @prokom_banjarmasin]

Banjarmasin, mu4.co.id – Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah, menyatakan pemerintah siap menyediakan akses permodalan murah hingga membuka peluang pasar internasional saat mengunjungi Showroom Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarmasin pada Rabu (6/5).

Dalam kunjungan tersebut, perhatian tertuju pada produk lokal khas Banua, khususnya kain Sasirangan yang dinilai berpotensi besar menembus pasar global.

“Produk UMKM kita, termasuk sasirangan, punya peluang besar mendunia. Tinggal bagaimana kita dorong akses modal dan pasarnya agar semakin luas,” ujar Farida dikutip dari RRI, Jum’at (8/5).

Baca Juga: Kain Sasirangan Kalsel Resmi Terdaftar Sebagai Indikasi Geografis!

Ia menilai banyak pelaku UMKM sebenarnya memiliki produk berkualitas dan mampu bersaing, namun masih terkendala modal dan pemasaran. Karena itu, Kementerian Koperasi mulai membuka akses pembiayaan berbunga ringan agar para pengrajin dapat berkembang lebih cepat.

“Kami membuka akses pinjaman melalui LPDB dengan bunga sekitar 3 sampai 6 persen per tahun. Ini bisa dimanfaatkan koperasi yang beranggotakan para pengrajin,” jelasnya.

Farida Farichah menekankan pentingnya pelaku UMKM bergabung dalam koperasi agar memiliki posisi tawar lebih kuat, sekaligus mempermudah akses pembiayaan dan perluasan pasar. Ia juga mengingatkan UMKM untuk segera beradaptasi dengan era digital agar mampu menjangkau pasar internasional.

Baca Juga: Menuju 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemko Banjarmasin Gelar Lomba Desain Sasirangan. Ini Tujuannya!

Sementara itu, Ketua Dekranasda Banjarmasin, Neli Listriani, menyambut positif dukungan pemerintah pusat dan menyebut para pengrajin membutuhkan akses modal yang mudah serta berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas produksi.

“Kolaborasi ini tentu menjadi peluang besar bagi UMKM lokal untuk berkembang lebih cepat dan lebih kuat. Apalagi para pengrajin di Banjarmasin memang membutuhkan akses modal yang mudah, cepat, dan berkelanjutan,” ungkap Neli.

Dukungan pemerintah pusat menunjukkan UMKM Banjarmasin kini diprioritaskan untuk naik kelas melalui akses modal murah dan perluasan pasar digital, sehingga produk lokal seperti sasirangan berpeluang bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

(RRI)

[post-views]
Selaras