Media Utama Terpercaya

21 April 2026, 16:33
Search

UI dan Muhammadiyah Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pertukaran Akademisi

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama oleh Rektor UI Heri Hermansyah dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir
Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama oleh Rektor UI Heri Hermansyah dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. [Foto: Muhammadiyah]

Jakarta, mu4.co.id – Universitas Indonesia (UI) dan Muhammadiyah memperkuat kerja sama pendidikan melalui program strategis seperti double degree, riset, serta pertukaran mahasiswa dan dosen. 

Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama dilakukan oleh Rektor UI dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (13/4).

Rektor UI Heri Hermansyah berharap kolaborasi ini meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas perguruan tinggi di lingkungan Muhammadiyah.

Baca Juga: 2 Kampus Muhammadiyah Masuk Universitas Terbaik Dunia, Apa Saja?

UI membuka peluang program double degree bersama perguruan tinggi Muhammadiyah. Skema ini memungkinkan mahasiswa kuliah di dua kampus dan meraih dua ijazah, contohnya dua tahun di universitas Muhammadiyah lalu dua tahun di UI.

“Jadi misal 2 tahun di Universitas Muhammadiyah, kemudian 2 tahun di Universitas Indonesia. Nah, kemudian pembelajaran di Universitas Muhammadiyah dan pembelajaran di UI saling mengakui dan kemudian dapat ijazah dari Muhammadiyah, dapat ijazah dari Universitas Indonesia,” jelas Heri Hermansyah dikutip dari detik edu, Rabu (15/4).

Universitas Indonesia juga menawarkan skema percepatan 3+1+1, yakni mahasiswa menempuh S1 di perguruan tinggi Muhammadiyah, lalu melanjutkan program fast track S2 di UI.

“Program yang kedua misal fast track. Jadi misal S1-nya di Muhammadiyah, S2-nya di Universitas Indonesia. Program 3 plus 1 plus 1,” tambahnya.

Baca Juga: Perluas Jejaring Akademik, STIKES Husada Borneo Banjarbaru Kini Dikelola Muhammadiyah 

Universitas Indonesia dan Muhammadiyah juga akan menjalankan program pertukaran mahasiswa dan dosen untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dosen UI direncanakan mengajar di kampus Muhammadiyah di berbagai daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi riset dan inovasi.

“Kerjasama akan berkuliah. Kerjasama riset dan inovasi. Exchange antara mahasiswa, exchange antar dosen,” ujar Heri.

Universitas Indonesia menilai kolaborasi ini penting untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

(Detik edu)

[post-views]
Selaras