Makassar, mu4.co.id – Pemerintah Arab Saudi menambah layanan jalur cepat (fast track) Mecca Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Sebelumnya, layanan tersebut juga telah tersedia di tiga embarkasi yaitu di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Juanda Surabaya.
Melalui skema tersebut, seluruh proses keimigrasian seperti pemeriksaan paspor, biometrik, hingga stempel visa dilakukan sejak di embarkasi keberangkatan di Indonesia. Dengan begitu, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan ulang di bandara. Sehingga dapat mempercepat proses keberangkatan sekaligus mengurangi antrean panjang saat tiba di Arab Saudi, khususnya pada pemeriksaan keimigrasian.
“Tahun ini ditambahkan dengan Mecca Route di Makassar. Mudah-mudahan bisa memperlancar keberangkatan jemaah haji kita yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci tahun ini,” ujar Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Rabu (15/04/2026).
Baca juga: Usia 13 Tahun, Aila Asal Pontianak Jadi Jemaah Haji Termuda Indonesia 2026!
Di samping itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf memastikan kesiapan penyelenggaraan haji tahun ini hampir sepenuhnya rampung, tinggal menunggu fase pemberangkatan awal jemaah, yang mana keberangkatan perdana jemaah haji Indonesia pada 22 April 2026.
“Persiapan, alhamdulillah kalau tidak 100 persen, hampir 100 persen. Visa sudah keluar semua, kartu Nusuk sudah ada di Indonesia semua, walaupun ada satu syarikah yang masih terkendala. Tanggal 21 April, jemaah masuk asrama dan tanggal 22 April mulai berangkat ke Saudi,” ujar Menhaj.
Dengan penambahan titik Mecca Route di Makassar, pemerintah berharap proses keberangkatan jemaah haji Indonesia menjadi lebih efisien dan nyaman. Layanan ini juga dinilai strategis dalam mengurangi kepadatan di bandara tujuan di Arab Saudi, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah.
(himpuh.or.id)














