Edisi Khusus 15 Ramadan 1446 H
Banjarmasin, mu4.co.id โ Salat tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah di Bulan Ramadhan, namun dalam pelaksanaannya di tanah air ada yang mengamalkan 20 rakaat dengan dua rakaat salam-dua rakaat salam.
Kemudian yang mengamalkan 8 rakaat yang dalam praktiknya bisa ditemukan ada yang empat rakaat salam-empat rakaat salam dan ada yang dua rakaat salam dua rakaat salam. Muhammadiyah sendiri mengamalkan 4 rakaat salam, namun ada yang meragukan bahkan dianggap salah atau keliru memahami nash. Lantas benarkah itu? Berikut beberapa dalil beserta penjelasannya:
1. Hadis Nabi melihat riwayat al-Bukhari dari Aisyah ra
ููุงููุชู ุนูุงุฆูุดูุฉู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุตููููู ูููู ูุง ุจููููู ุฃููู ููููุฑูุบู ู ููู ุตููุงูุฉู ุงููุนูุดูุงุกู ูููููู ุงูููุชูู ููุฏูุนูู ุงููููุงุณู ุงููุนูุชูู ูุฉู ุฅูููู ุงููููุฌูุฑู ุงูุญูุฏูู ุนูุดูุฑูุฉู ุฑูููุนูุฉู ููุณููููู ู ู ูุง ุจููููู ููููู ุฑูููุนูุชููููู ูููููุชูุฑู ุจูููุงุญูุฏูุฉู. [ุฑูุงู ู ุณูู ]
Artinya: โAisyah ra berkata: Pernah Rasulullah melihat shalat pada waktu antara Isyaโ, dan Subuh, โ yang dikenal orang dengan istilah โatamahโ, sebanyak sebelas rakaโat, yaitu dia salam pada tiap-tiap dua rakaat, dan dia shalat witir satu rakaโat.โ [HR. Muslim]
2. Hadis Nabi melihat riwayat al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah ra
ููุงููุชู ุนูุงุฆูุดูุฉู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุตููููู ู ููู ุงูููููููู ุซููุงูุซูู ุนูุดูุฑูุฉู ุฑูููุนูุฉู ูููุชูุฑู ู ููู ุฐููููู ุจูุฎูู ูุณู ูููุงู ููุฌูููุณู ููู ุดูููุฆู ู ูููููููู ุฅููุงูู ููู ุขุฎูุฑูููููู. [ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู ูู ุณูู ]
Artinya: โAisyah ra berkata: Pernah Rasulullah melihat shalat malam tiga belas rakaโat, beliau berwitir lima rakaโat dan beliau tidak duduk antara rakaโat-rakaโat itu melainkan pada akhirnya.โ [HR. al-Bukhari dan Muslim]
3. Hadis Nabi melihat riwayat al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah ra
ุนููู ุนูุงุฆูุดูุฉู ุญููููู ุณูุฆูููุชู ุนููู ุตููุงูุฉู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ููุงููุชู ู ูุง ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุฒููุฏู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ูููุงู ููู ุบูููุฑููู ุนูููู ุฅูุญูุฏูู ุนูุดูุฑูุฉู ุฑูููุนูุฉู ููุตููููู ุฃูุฑูุจูุนูุง ูููุงู ุชูุณูุฃููู ุนููู ุญูุณูููููููู ููุทููููููููู ุซูู ูู ููุตููููู ุฃูุฑูุจูุนูุง ูููุงู ุชูุณูุฃููู ุนููู ุญูุณูููููููู ููุทููููููููู ุซูู ูู ููุตููููู ุซููุงูุซุงู [ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู ูู ุณูู ].
Artinya: โDiriwayatkan dari โAisyah, ketika ia ditanya mengenai shalat Rasulullah saw di bulan Ramadhan. Aisyah menjawab: Nabi saw tidak pernah melakukan shalat sunah di bulan Ramadhan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat. Beliau shalat empat rakaat dan jangan bertanya betapa bagus dan indahnya. Kemudian dia shalat lagi empat rakaat, dan jangan engkau bertanya betapa indah dan panjangnya. Kemudian beliau shalat tiga rakaat.โ [HR. Al-Bukhari dan Muslim]
Baca juga: Bagaimana Cara Membayar Fidyah? Boleh Diecer Atau Sekaligus? Dengan Makanan atau Uang?
Penjelasan
Pada hadis no. 1, menunjukkan bahwa Nabi Saw pernah melakukan shalat malam dengan kaifiyah dua rakaโat lima kali salam dan witir satu rakaโat. Sementara hadis no. 2, menunjukkan bahwa Nabi saw shalat delapan rakaat, tetapi tidak disebutkan berapa kali salam. Adapun hadis no. 3, menunjukkan bahwa Nabi saw shalat malam di bulan Ramadhan delapan rakaโat dengan dua kali salam, artinya tiap empat rakaโat sekali salam, kemudian dilanjutkan shalat witir tiga rakaโat dan salam.
Pengertian sesudah shalat empat rakaโat lalu salam pada hadis no. 3 tersebut, pertama dari kata ูููููู (bagaimana) yang menunjukkan bahwa yang ditanya tentang kaifiyah shalat qiyamu Ramadlan disamping juga menerangkan jumlah rakaโatnya. Kedua, kaifiyah itu diperoleh dari lafadz ููุตููููู ุฃูุฑูุจูุนูุง .
Lafadz itu mengandung makna bersambung (ุงููุตู) secara dzahir (ุธุงูุฑ); Yakni menyambung empat rakaโat dengan sekali salam, dan bisa mengandung makna bercerai (ุงููุตู); yakni menceraikan atau memisahkan dua rakaโat salam โ dua rakaโat salam. Namun makna bersambung itu yang lebih nyata dan makna bercerai jauh dari yang dimaksud (ุจูุนูููุฏู ู ููู ุงููู ูุฑูุงุฏู). Demikian ditegaskan oleh Imam asy-Shanโani dalam kitab Subulus-Salam (Juz 2:13).
Selain itu, sebagaimana diketahui hadis Aisyah itu yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim sangat kuat (rajih) dibandingkan dengan hadis-hadis lainnya tentang qiyamu Ramadhan. Jadi pernyataan tentang pendapat yang mengatakan shalat empat rakaโat sekali salam itu salah dan menyalahi sunnah, pendapat itu justru menentang sunnah dan terkesan ekstrim.
Jadi, kesimpulannya berdasarkan penjelasan di atas, maka shalat tarawih empat rakaโat sekali salam tidak bermasalah, baik dari sisi matan maupun sanadnya. Dalam buku Tuntunan Ramadhan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang diterbitkan oleh Majalah Suara Muhammadiyah, telah disebutkan bahwa jumlah rakaโat shalat tarawih empat rakaโat salam dan dua rakaโat salam merupakan tanawuโ dalam beribadah, sehingga keduanya dapat diamalkan, Wallahu โalain bish shawab.
(Fatwa Tarjih)









![Peninjauanย Instalasi Pengolahan Air [IPA] Mekarsari di Kabupaten Barito Kuala](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/07/IMG_1628-300x200.jpeg)





