Media Utama Terpercaya

10 Mei 2026, 18:33
Search

Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah Tembus Rp17.400, BI Lakukan Intervensi Besar-besaran Jaga Rupiah

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan telah melakukan intervensi secara besar-besaran dengan mengandalkan cadangan devisa (cadev), untuk menjaga stabilitas kurs atau nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang tertekan selama ini.

Intervensi besar-besaran tersebut terlihat dari cadev Indonesia yang tersisa US$ 148,2 miliar pada Maret 2026, merosot sekitar US$ 3,7 miliar dibanding catatan bulan sebelumnya US$ 151,9 miliar. Ia mengatakan, meski cadev menjadi salah satu andalan intervensi untuk stabilitas kurs, namun besarannya itu lebih dari cukup untuk membiayai kebutuhan eksternal Indonesia.

Besaran terakhir pun masih berada di atas standar kecukupan minimal internasional, yakni tiga bulan impor, sebab data per Maret 2026 setara dengan pembiayaan 6,0 bulan impor atau 5,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Itu bukan busines as usual, itu all out. Intervensi dalam jumlah besar dengan cadev yang ditunjukkan turun menjadi US$ 148,2 miliar. Itu lebih dari cukup, kami ukur kebutuhan-kebutuhan untuk intervensi dan tolong diingat cadev dikumpulkan saat panen inflow besar,” kata Perry, Kamis (07/05/2026).

Baca juga: Dolar AS Rekor Tertinggi Rp17.300, BI Perkuat Intervensi Pasar!

Seperti yang diketahui, pada awal pekan ini kurs rupiah sempat tersudutkan hingga ke level atas Rp 17.400/US$. Berdasarkan laporan Refinitiv, per pukul 09.07 WIB, rupiah terpantau melemah 0,22% ke level Rp17.403/US$. Posisi tersebut menunjukkan pelemahan yang semakin dalam dibandingkan pembukaan perdagangan pagi tadi di level Rp17.380/US$.

Dengan pergerakan tersebut, rupiah resmi menembus level psikologis Rp17.400/US$ yang sekaligus mencetak level terlemah intraday terbaru sepanjang masa. Namun, nilai tukar rupiah kembali ditutup menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (07/05/2026).

Data Refinitiv menunjukkan mata uang Garuda berhasil mengakhiri perdagangan hari ini di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,29% ke level Rp17.330/US$.
(cnbcindonesia.com)

[post-views]
Selaras