Jakarta, mu4.co.id – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah terus berlanjut hingga menembus kisaran Rp17.300 per dolar Amerika Serikat. Kondisi ini mendorong Bank Indonesia (BI) untuk meningkatkan langkah stabilisasi di pasar keuangan.
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyampaikan bahwa pelemahan rupiah tidak terjadi secara sendiri, melainkan sejalan dengan tren mata uang di kawasan yang juga terdampak ketidakpastian global.
“Pergerakan rupiah masih sejalan dengan kawasan, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54 persen,” ujarnya dilansir dari detik, Jum’at (24/4).
Baca juga: Bukan Dolar! Iran Terapkan “Tol Bitcoin” di Selat Hormuz, Kapal Bayar hingga Rp32 Miliar!
Untuk meredam tekanan tersebut, BI terus mengintensifkan intervensi baik di pasar domestik maupun internasional. Langkah yang ditempuh mencakup intervensi di pasar non-deliverable forward (NDF), pasar spot, serta domestic NDF (DNDF). Selain itu, bank sentral juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder guna menjaga stabilitas.
Di sisi lain, BI juga memperkuat instrumen suku bunga yang berorientasi pasar agar tetap menarik bagi investor, terutama di tengah dinamika global yang masih dipengaruhi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Baca juga: Rekor Terendah! Rupiah Melemah ke Rp17.128 per Dolar AS!
Meski rupiah mengalami tekanan, kondisi cadangan devisa Indonesia dinilai masih berada pada level aman. Hingga akhir Maret 2026, cadangan devisa tercatat sebesar 148,2 miliar dolar AS.
Berdasarkan data Trading Economics yang dipantau mu4.co.id, pada Jum’at (24/4), rupiah sempat berada di kisaran Rp17.200 per dolar AS sebelum kembali melemah ke sekitar Rp17.300.

Bank Indonesia menegaskan akan terus hadir di pasar dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar.
(detik, Trading Economics)













![Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin lepas keberangkatan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin kloter pertama, Kamis [23/4] malam](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_8837-300x200.webp)

