Tanjung Selor, mu4.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan rencana pembangunan jaringan kereta api di wilayahnya tidak menggunakan dana APBN maupun APBD, melainkan sepenuhnya dibiayai investor swasta.
Kepala Bapperida Kaltara, Bertius, mengatakan skema ini merupakan arahan pemerintah pusat dalam Pra Musrenbangnas. Meski dibiayai swasta, proyek tetap berada di bawah koordinasi PT Kereta Api Indonesia dan akan dibangun secara bertahap per segmen.
“Sesuai arahan Pemerintah Pusat, dalam Pra Musrenbangnas (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional) beberapa waktu lalu, untuk pembangunan kereta api murni dengan anggaran swasta. Investasi swasta,” ujarnya dilansir dari metrotv, Senin (4/5).
“Musrenbangnas ini kan berlangsung kalau tidak salah sampai tanggal 7 Mei,” tambahnya.
Menurutnya, kehadiran kereta api diharapkan mampu menekan biaya logistik dan mempercepat konektivitas antarwilayah, terutama di Kalimantan yang belum memiliki moda tersebut.
“Dipastikan kemarin bahwa pembangunan itu tidak menggunakan anggaran APBD maupun APBN. Tetapi murni diserahkan kepada pihak swasta di bawah koordinasi PT KAI,” tuturnya.
Salah satu investor yang berminat adalah PT Indonesia Transit Synergy (Intra) yang telah memaparkan rencana proyek kepada pemerintah daerah.
Baca juga: Dari Tabalong–Banjarmasin, Jalur Kereta Api Kalsel Direncanakan Bakal Berubah. Kemana?
“PT Intra sudah paparkan di depan Pak Gubernur dan Ketua DPRD Kaltara. Tentu kita tunggu proses berikutnya. Yang jelas Pemprov Kaltara, Bapak Gubernur dan Ketua DPRD sudah memberikan pernyataan bahwa siap untuk mendukung pembangunan kereta api di Kaltara,” kata Bertius.
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, menyatakan dukungan penuh dan berharap jalur kereta api nantinya dapat terhubung hingga Ibu Kota Nusantara (IKN), bahkan menjangkau wilayah Kalimantan lain serta negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei.
“Insya Allah untuk investor kereta api akan masuk di Kaltara. Saya bersama Ketua DPRD Kaltara dan pejabat lainnya beberapa waktu lalu menerima audiensi PT Intra yang berminat berinvestasi di Kaltara,” ucapnya.
(metrotv)














