Media Utama Terpercaya

12 September 2026, 21:52
Search

Raksasa Aluminium Rusia Rusal Siap Buka Pabrik di Kalimantan, Izin Hampir Rampung

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
pabrik aluminium
Ilustrasi pabrik aluminium [Foto: mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Perusahaan aluminium raksasa asal Rusia, UC Rusal, dipastikan bakal menggarap proyek hilirisasi bauksit menjadi alumina di Indonesia. Lokasi pembangunan fasilitas pengolahan tersebut rencananya ditempatkan di wilayah Kalimantan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa seluruh tahapan perizinan untuk proyek besar ini sudah memasuki babak akhir.

“Oh iya, itu dengan Rusal. Mereka akan membangun hilirisasi dari bauksit untuk menjadi alumina. Dan itu di daerah Kalimantan. Untuk urusan perizinannya sudah tahap hampir final,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/9/2026).

Dalam merealisasikan investasi ini, Rusal dipastikan tidak bergerak sendiri melainkan menggandeng pelaku usaha lokal. Namun, pihak Kementerian ESDM belum mau membeberkan identitas mitra domestik yang terlibat.

“Dan kita memang melakukan kolaborasi dan mereka melakukan kerja sama dengan pengusaha dalam negeri,” katanya.

Baca juga: Pabrik BYD Resmi Beroperasi di Subang, Target Produksi Capai 150.000 Unit per Tahun!

Rencana investasi berskala besar ini sebelumnya sempat disinggung Presiden Prabowo Subianto pada gelaran Eastern Economic Forum di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

“Kami juga melangkah jauh di sektor pengolahan, misalnya di bidang pertambangan, kami bekerja sama dengan Rusal, yang menurut saya merupakan perusahaan aluminium terbesar di dunia. Rusal akan masuk secara besar-besaran ke Indonesia. Rusal akan mengembangkan pabrik pengolahan bersama dengan kelompok usaha Indonesia,” beber Prabowo dilansir dari Detik, Sabtu (12/9).

Selain sektor tambang, kerja sama ekonomi RI-Rusia juga merambah industri pupuk melalui penandatanganan nota kesepahaman produksi berbahan baku gas di wilayah Timur Jauh Rusia.

“Hari ini, sebuah nota kesepahaman (MoU) juga telah ditandatangani antara perusahaan pupuk kami dan salah satu kelompok usaha terbesar di Rusia untuk investasi bersama dalam proyek produksi pupuk berbahan baku gas di wilayah Timur Jauh Rusia ini,” ujar Prabowo.

[post-views]
Selaras