Media Utama Terpercaya

30 Juni 2026, 16:28
Search

Pemprov Kalsel Siapkan Layanan Jantung dan Kedokteran Nuklir di RSUD Ansari Saleh

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pemprov Kalsel Siapkan Layanan Jantung dan Kedokteran Nuklir di RSUD Ansari Saleh
Pemprov Kalsel Siapkan Layanan Jantung dan Kedokteran Nuklir di RSUD Ansari Saleh [Foto: kalselprov.go.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan pembangunan layanan jantung terpadu dan kedokteran nuklir di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, sebagai bagian komitmen dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan dengan menghadirkan fasilitas medis berteknologi tinggi di Banua.

Gubernur Kalsel, H. Muhidin telah meninjau lahan seluas sekitar satu hektare yang disiapkan untuk pembangunan Gedung Layanan Kedokteran Nuklir dan Gedung Pusat Layanan Jantung Terpadu di rumah sakit tersebut. Menurutnya layanan kedokteran nuklir menjadi kebutuhan penting karena mampu mendukung diagnosis berbagai penyakit secara lebih rinci dan akurat.

Kehadiran fasilitas itu juga akan melengkapi layanan CT Scan berteknologi tinggi yang telah dimiliki pemerintah daerah. “Rencana ke depan kita akan membangun layanan kedokteran nuklir. Teknologi ini mampu membaca berbagai kondisi penyakit di dalam tubuh secara lebih lengkap. Selain itu akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk tempat menginap bagi pasien dan keluarga selama menjalani proses pengobatan,” ujarnya,  dilansir dari laman kalselprov.go.id, Jumat (26/06/2026).

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi, RSGM Gusti Hasan Aman Berikam Layanan Kesehatan Gigi Untuk Anak Panti Asuhan

Menurutnya, keberadaan layanan kedokteran nuklir menjadi kebutuhan penting bagi Kalimantan Selatan karena merupakan salah satu teknologi diagnostik paling mutakhir yang mampu melengkapi layanan CT Scan berteknologi tinggi yang telah dimiliki pemerintah daerah. “Layanan ini nantinya akan melayani seluruh masyarakat, baik pasien BPJS, pasien umum maupun pembiayaan lainnya. Kita ingin masyarakat Kalimantan Selatan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik tanpa harus keluar daerah,” katanya.

Lebih lanjut, dikatakannya bahwa usulan pembangunan dijadwalkan mulai pada 2027, dan jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, fasilitas kesehatan tersebut mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk melayani masyarakat. “Layanan itu nantinya terbuka bagi seluruh masyarakat, baik peserta BPJS, pasien umum maupun skema pembiayaan lainnya. Pemerintah provinsi ingin memastikan warga memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih lengkap tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelas Muhidin.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, dr. Tabiun Huda, mengatakan pembangunan fasilitas tersebut menjadi langkah strategis meningkatkan kapasitas layanan rujukan di Kalimantan Selatan, yang berfokus pada diagnosis penyakit menggunakan teknologi kedokteran nuklir serta penanganan penyakit jantung secara terpadu.

Ia menyatakan rumah sakit telah memiliki sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoperasikan layanan tersebut. Saat ini, kebutuhan utama adalah penyediaan peralatan medis beserta sarana dan prasarana pendukung agar layanan dapat segera dioperasikan setelah pembangunan selesai.

“Kami berharap pembangunan segera direalisasikan sehingga masyarakat Kalimantan Selatan tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk memperoleh layanan kedokteran nuklir maupun pelayanan jantung terpadu, sekaligus memperluas akses terhadap layanan kesehatan modern dan berkualitas,” ujar Tabiun.

[post-views]
Selaras