Media Utama Terpercaya

15 Juli 2026, 21:14
Search

Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi Bahas Pemangkasan Masa Tinggal Jemaah Haji

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Indonesia dan Arab Saudi Bahas Pemangkasan Masa Tinggal Jemaah Haji
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Pemerintah Indonesia terus mendorong efisiensi penyelenggaraan haji dengan mengupayakan pemangkasan masa tinggal jemaah di Arab Saudi melalui penambahan slot penerbangan. 

Dukungan terhadap rencana tersebut disampaikan Pemerintah Arab Saudi dalam pertemuan Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf dengan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser, di Jakarta. 

Pertemuan itu juga membahas dukungan Arab Saudi terhadap pembangunan Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci.

“Tadi sore pembicaraan kita berkaitan dengan, pertama, pemerintah Saudi sangat mendukung program rencana kita membangun Kampung Haji dan mereka berharap segera dimulai pembangunannya,” ungkap Menhaj Irfan dikutip dari Himpuh, Rabu (15/7).

Baca Juga: Menhaj Sampaikan 8 Evaluasi Pelaksanaan Haji Kalsel. Apa Saja?

Selain pembangunan Kampung Haji Indonesia, kedua negara juga membahas upaya memangkas masa tinggal jemaah di Arab Saudi melalui penambahan slot penerbangan dari kedua negara. 

Menhaj Irfan mengatakan langkah tersebut diharapkan membuat penyelenggaraan haji lebih efisien dan telah mendapat dukungan dari Pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, kebijakan itu juga berpotensi memengaruhi biaya haji, meski perhitungannya akan dibahas secara terpisah.

Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser, mengatakan kerja sama transportasi dengan Indonesia juga mencakup pembahasan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. 

Baca Juga: Masa Tinggal Jemaah Haji 2026 RI di Arab Saudi Telah Ditetapkan. Berapa Hari?

Selain peluang investasi di sektor maritim dan pertukaran pengalaman perkeretaapian, kedua negara turut membahas peningkatan frekuensi penerbangan yang akan dilayani maskapai Arab Saudi.

“Kami juga membahas peningkatan frekuensi penerbangan antara kedua negara, baik oleh Saudia maupun Riyadh Air, yang diperkirakan akan mulai melayani rute ke Jakarta dalam beberapa bulan mendatang,” ujar Saleh.

Saleh menegaskan pemerintahnya terus meningkatkan layanan bagi jemaah haji, termasuk asal Indonesia, melalui pengembangan infrastruktur seperti Kereta Cepat Haramain, Kereta Al-Mashaer, dan perluasan kawasan Jamarat. 

Ia berharap kerja sama dengan Indonesia terus diperkuat untuk menghadirkan layanan haji yang semakin baik di masa mendatang.

(Himpuh)

[post-views]
Selaras