Media Utama Terpercaya

3 Juli 2026, 21:27
Search

Operasional Haji 2026 Resmi Ditutup, Menhaj Siapkan Evaluasi Kedepan!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Operasional Haji 2026 Resmi Ditutup
Operasional Haji 2026 Resmi Ditutup [Foto: haji.go.id]

Surabaya, mu4.co.id – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi ditutup setelah seluruh jemaah haji Indonesia tiba kembali di Tanah Air, Rabu (01/07/2026).

Hal itu ditandai dengan telah tiba dan mendaratmya kloter terakhir UPG-43, di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 17.05 WITA dengan membawa 242 jemaah. “Alhamdulillah, seluruh jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, saya menyatakan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi secara resmi telah berakhir,” ujar Menteri Haji dan Umrah  Moch. Irfan Yusuf, dikutip dari haji.go.id, Rabu (01/07/2026).

Diketahui, sepanjang operasional haji 2026, pemerintah memberangkatkan 527 kloter yang mengangkut 202.636 jemaah haji reguler dari 16 embarkasi di seluruh Indonesia. Selain itu, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) juga memberangkatkan 16.585 jemaah haji khusus dan 1.016 petugas haji khusus.

Di samping itu, penyelenggaraan haji tahun ini juga diwarnai tantangan besar dalam melayani jemaah dengan karakteristik yang beragam, mulai dari 44.247 jemaah lanjut usia, 170.700 jemaah berisiko tinggi, 370 jemaah berkebutuhan khusus, hingga 275 pengguna kursi roda.

Baca juga: Jemaah Haji Kini Bisa Unduh Sertifikat Resmi Haji 2026 Lewat Nusuk, Begini Cara Downloadnya!

Selama operasional berlangsung, pemerintah juga mendistribusikan sekitar 24,18 juta boks makanan, mengoperasikan 15.212 bus antarkota perhajian dan 11.990 trip bus shalawat, serta menghadirkan layanan kesehatan berlapis melalui tenaga kesehatan di setiap kloter, klinik satelit, Klinik Kesehatan Haji Indonesia, hingga kerja sama dengan rumah sakit Arab Saudi.

Meski operasional telah berakhir, pemerintah memastikan pelayanan kepada jemaah belum berhenti, sebab saat ini masih terdapat 60 jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Pihaknya akan terus melakukan pendampingan hingga seluruh jemaah dinyatakan laik terbang dan dapat dipulangkan ke Indonesia.

Disebutkan juga bahwa dalam waktu dekat, Kemenhaj akan melaksanakan evaluasi menyeluruh bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyempurnakan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.

“Kami mencatat masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait layanan di Mina dan penguatan implementasi istithaah kesehatan. Seluruh catatan tersebut akan menjadi fokus evaluasi agar penyelenggaraan haji ke depan semakin profesional, aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur, menjadi pribadi yang saleh secara individu maupun sosial, serta menghadirkan kemaslahatan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

[post-views]
Selaras