Jakarta, mu4.co.id – Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) menerbitkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) sebagai opsi pembayaran berbasis kredit dengan seluruh transaksi di dalam negeri melalui Infrastruktur Sistem Pembayaran Nasional.
Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti mengatakan KKI ditujukan untuk memberi masyarakat pilihan mengakses fasilitas kredit sekaligus mendorong aktivitas ekonomi domestik. Sebelumnya, KKI hanya tersedia untuk segmen pemerintah dan transaksinya diproses melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
“Implementasi Kartu Kredit Indonesia sebagai alternatif instrumen (deferred payment) domestik yang efisien, prudent, dan berintegrasi dengan Infrastruktur Sistem Pembayaran Nasional,” ungkap Destry selepas upacara HUT RI dikutip dari detik finance, Selasa (18/8).
Skema KKI domestik dinilai dapat memperluas akses pelaku usaha ke ekosistem digital sekaligus menjadi alternatif fasilitas kredit untuk mendukung konsumsi masyarakat.
Implementasi KKI sebagai sumber dana QRIS melalui Customer Presented Mode (CPM), Merchandise Processing Fee (MPF), dan PET mulai berlaku 17 Agustus 2026. Pada tahap awal, KKI dapat digunakan untuk bertransaksi di seluruh merchant QRIS di Indonesia serta pembayaran lintas negara melalui QRIS Cross Border di negara mitra.
Baca Juga: QRIS Antarnegara Terus Meluas, Bank Indonesia Sasar Tiga Negara Baru, Apa Saja?
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ryan Rizaldy juga menyebut KKI dikembangkan secara bertahap mulai dari pembayaran QRIS, online payment, hingga kartu fisik.
“Pada tahap awal, yaitu hari ini 17 Agustus 2026, KKI diterbitkan dalam bentuk kartu digital sebagai sumber dana transaksi QRIS. Transaksi ini bisa dilakukan dengan QRIS scan, ataupun QRIS tanpa pindai atau yang kita kenal dengan istilah QRIS tap,” jelas Ryan.
Ryan mengatakan sejumlah Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) telah meluncurkan KKI pada tahap awal. PJP tersebut mencakup bank BUMN, swasta, hingga bank syariah.
Bank yang telah menerbitkan KKI antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Mega, serta BSI untuk skema pembayaran syariah.
(Detik finance)






![Kartu Kredit Indonesia [KKI]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_3826-300x175.jpeg)







