Bandung, mu4.co.id – Daun kelor dikenal kaya akan vitamin, mineral, dan protein, serta memiliki berbagai manfaat kesehatan. Namun, tanaman ini umumnya lebih dikenal sebagai obat herbal sehingga kurang diminati anak-anak dan remaja.
Karena hal itu, tim mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) mengolah daun kelor menjadi permen jeli berwarna-warni bernama “Kelore” agar lebih menarik dan mudah dikonsumsi generasi muda.
“Keloré lahir dari sebuah proses yang panjang, diawali dengan brainstorming ide dari setiap anggota, hingga akhirnya kami sepakat memilih Keloré sebagai produk yang akan dikembangkan,” jelas Winona Putri Layyina selaku salah satu anggota tim penggagas, dikutip dari detik edu, Selasa (30/6).
Inovasi ini dikembangkan oleh tiga mahasiswa Program Studi Rekayasa Pertanian ITB angkatan 2021, yakni Winona, Nabilla Putri, dan Danelzha Tansy Aurelia.
Mereka menciptakan permen jeli multivitamin berbahan daun kelor untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekaligus meningkatkan minat konsumsi daun kelor.
Sebelum mengembangkan produk, tim melakukan riset pasar dan menyusun konsep bisnis secara matang.
Inovasi tersebut kemudian meraih juara III pada National Creativepreneur Festival (C-FEST) IV 2024 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, berkat validasi produk serta presentasi yang dinilai menarik dan profesional.
(Detik edu)














