Media Utama Terpercaya

24 Juni 2026, 16:42
Search

Masjid Al Jihad Banjarmasin Kirim 4 Kader Mudanya Ikuti ToT Akademi Marbot 2026 di UM Surakarta

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
ToT AM3 LPCRPM 2026
ToT Akademi Marbot 2026 di UM Surakarta [Foto: mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai Jum’at-Ahad, 26-28 Juni 2026 dan diikuti oleh 23 masjid terpilih dari seluruh Indonesia, tersebar dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, bahkan hingga Papua.

Beberapa diantaranya yakni Masjid Taqwa Kalirejo Lampung Tengah, Masjid Subulussalam Al-Khoory Makassar, Masjid Al-Furqaan Kabupaten Bungo Jambi, Masjid Al Falah Sragen, Musholla Ahmad Dahlan Denpasar, Masjid Al Fida’ Pekanbaru, kemudian ada juga Masjid Ar-Rohmah Klaten, Masjid Al-Amin Papua Barat Daya, Masjid Al-Hikmah Merauke, dan Masjid Fastabiqul Khairat Mamuju Sulawesi Barat.

Tema yang diangkat kali ini adalah “Mencetak Fasilitator Marbot Muhammadiyah yang Profesional, Berkemajuan dan Berdampak bagi Kemakmuran Masjid.”

Tujuan diselenggarakannya ToT AM3 ini adalah untuk meningkatkan kapasitas peserta sebagai fasilitator dan pengelola pelatihan AM3 dalam mendukung pengembangan masjid Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan. Yang diharapkan nantinya para peserta ini mampu menjadi fasilitator AM3 yang kompeten di daerahnya masing-masing.

Baca juga: Masjid Al Jihad Banjarmasin Kirim 5 Kader Mudanya Ikuti Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah 2024

Untuk wilayah Kalimantan ada 2 masjid yang ditunjuk LPCRPM yaitu Masjid Al-Jihad Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Masjid At-Tanwir Al Kazhim, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Masjid Al Jihad Banjarmasin mengirimkan 4 orang kader mudanya untuk mengikuti pelatihan AM3 selama 3 hari 2 malam ini yaitu M. Nabil Al Ghazali, M. Cikal Rayhan Putra Nada, M. Faiq Arhab, dan Ahmad Nizaril Lazikro.

Seluruh biaya akomodasi dan transportasi meliputi tiket pesawat dan shuttle bus serta uang saku disediakan oleh Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin. Sehingga kader muda Al Jihad ini cukup menyiapkan diri dan bersungguh-sungguh menimba ilmu di akademi pelatihan masjid tingkat nasional tersebut.

Keempat kader muda masjid Al Jihad tersebut yaitu M. Nabil Al Ghazali, merupakan wakil sekretaris Takmir Masjid Al Jihad yang sehari-hari bertugas menyusun jadwal Kajian di Masjid Al Jihad, dan disela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Ekonomi Syariah ini juga menjadi pembimbing Kelas Tahsin Al Qur’an untuk jemaah Ikhwan dewasa di Masjid Al Jihad.

Baca juga: Masjid Al Jihad Gelar Workshop Manajemen Masjid Muhammadiyah Se-Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Batola

Selain itu ada M. Cikal Rayhan Putra Nada, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin ini sebelumnya adalah alumni SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta dan Da’arut Tauhid Bandung. Dan saat ini ia menjabat sebagai sekretaris Angkatan Muda Masjid Al Jihad (AMMA) Banjarmasin. Di waktu luangnya masih ia sempatkan untuk mengelola kegiatan Khitanan Gratis yang diselenggarakan di Masjid Al Jihad setiap Ahad pagi.

Disamping itu ada pula M. Faiq Arhab, peserta termuda yang masih berusia 15 tahun ini tetapi memiliki talenta yang luar biasa. Siswa SMP Muhammadiyah 3 Banjarmasin ini memiliki kemampuan baca al-Qur’an yang bagus dan meraih berbagai prestasi Tartil Qur’an. Sehingga tidak heran bila ia dipercaya menjadi salah satu imam muda di Masjid Al Jihad Banjarmasin serta seringkali pula diminta menjadi imam di beberapa masjid dan mushala di kota Banjarmasin dan Barito Kuala.  

Dan yang keempat yaitu Ahmad Nizaril Lazikro, alumni SMK Muhammadiyah 2 Banjarmasin ini menyukai dunia fotografi dan editing video sehingga ia tergabung dalam Tim Multimedia Masjid Al Jihad yang kesehariannya bertugas membuat konten-konten di media sosial Al Jihad. Dan pada saat Pencanangan Gerakan Remaja Cinta Masjid, Cinta Al-Qur’an, dan Tahajud di Masjid Al Jihad yang disaksikan ustaz Adi Hidayat pada 20 Juli 2024 lalu, Nizar didaulat sebagai perwakilan siswa SMK Muhammadiyah 2 untuk membacakan Ikrar tersebut.

Dalam pelatihan ToT AM3 2026 ini akan diajarkan materi-materi Kemasjidan yang krusial misalnya tentang Talents Mapping SDM Masjid, Teknik Fasilitasi dan Pengelolaan Pelatihan, Formula Kemakmuran Masjid, Pemetaan Kebutuhan Jemaah, dan praktek membuat desain pelatihan.

Baca juga: Masjid Al Jihad Banjarmasin Kirim Kader Mudanya Ikuti Pelatihan Audit Energi Terbarukan di Yogyakarta. Diikuti 100 Peserta Lainnya dari Seluruh Indonesia!

Beberapa narasumber dan pemateri yang kompeten akan turut mengisi kegiatan ToT ini diantaranya Ir. Kusnadi Ikhwani, MM, sang Provokator Masjid Makmur yang juga menjabat sebagai Ketua Takmir Masjid Raya Al-Falah Sragen, Jawa Tengah sekaligus ketua Lembaga Pembina Masjid PP Muhammadiyah.

Selain itu ada pula H.M. Jamaludin Ahmad, Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah; Zulfi Ifani, M.Sc, dosen di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA); Dr. Muhammad Hamdi, MBA, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta; Prof Muhammad Da’i, guru besar bidang Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan juga Wakil Rektor di UMS.

Selain itu ada pula Isngadi Marwah, MH., Direktur Media dan Publikasi Suara Muhammadiyah sekaligus Sekretaris LPCRPM PP Muhammadiyah, serta Rizky Puspa Dewi, MM, Sekretaris Akademi Marbot Masjid Al Falah Sragen dan Ella Yussy Dwi Astuti, MA., dosen dan peneliti di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Diharapkan melalui ToT Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) 2026 ini dapat mencetak fasilitator pelatihan yang kompeten, kolaboratif, dan mampu mengimplementasikan kurikulum AM3 secara efektif di tingkat Daerah maupun Cabang.

[post-views]
Selaras