Media Utama Terpercaya

26 Agustus 2026, 13:47
Search

Luar Biasa! Masjid Nurah PRM Cendoro, Tuban Gunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Alirkan Energi Ramah Lingkungan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Masjid Nurah Cendoro Tuban
Masjid Nurah Tuban gunakan PLTS [Foto: googlemap]

Tuban, mu4.co.id – Di tengah isu krisis iklim dan naiknya biaya energi, sebuah masjid di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menunjukkan contoh nyata dakwah ekologis. Masjid Nurah binti Saad, yang berada di bawah Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Cendoro, Kecamatan Palang, Tuban, sukses memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atap masjidnya.

Masjid Nurah seluas 10×10 meter di lahan 399 m² yang diresmikan pada 2022 ini ini telah mengadopsi energi bersih melalui pemasangan panel surya senilai Rp285 juta yang didanai melalui platform penggalangan dana secara online.

“Ini langkah nyata kami agar jemaah betah beribadah sekaligus belajar tentang pentingnya energi terbarukan. Listrik tenaga surya ini tidak hanya menghemat biaya operasional, tapi juga menjadi edukasi lingkungan bagi masyarakat,” ujar Ainur Rohim, Ketua DKM Masjid Nurah Binti Saad yang dikutip dari laman Muhammadiyah Tuban, Rabu (26/8).

Tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan operasional internal rumah ibadah, listrik ramah lingkungan ini juga digunakan untuk menggerakkan pompa air guna mengairi lahan pertanian milik warga.

Baca juga: Masjid Al Jihad Banjarmasin Kirim Kader Mudanya Ikuti Pelatihan Audit Energi Terbarukan di Yogyakarta. Diikuti 100 Peserta Lainnya dari Seluruh Indonesia!

Pemasangan sistem PLTS di Masjid Nurah binti Saad dirancang untuk menangkap potensi sinar matahari yang berlimpah. Energi surya tersebut kemudian dikonversi menjadi energi listrik harian guna menopang berbagai fasilitas masjid, meliputi:

  • Operasional Mandiri: Pencahayaan/ lampu, kipas angin, pengeras suara, serta kebutuhan pendingin ruangan masjid/ AC.
  • Penghematan Biaya Operasional: Mengurangi ketergantungan pada energi fosil (PLN), sehingga kas masjid dapat dialokasikan untuk program sosial dan keumatan lainnya.
  • Integritas Lingkungan: Menjadi contoh teladan dalam mengurangi emisi karbon secara berkelanjutan.

Dampak Nyata: Pompa Air PLTS Mengaliri Sawah Petani

Selain berfungsi sebagai sumber daya listrik, PLTS milik Masjid Nurah ini juga dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar melalui pemanfaatan listrik tenaga surya untuk sektor pertanian. Listrik dari sistem PLTS disalurkan untuk menggerakkan pompa pengairan air sawah.

Inovasi ini membawa angin segar bagi para petani di Cendoro. Petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bahan bakar minyak (BBM) atau diesel yang berbiaya mahal untuk memompa air irigasi. Sehingga dapat menekan biaya produksi.

Masjid Nurah Tuban
Masjid Nurah Tuban gunakan PLTS di atapnya [Foto: Muhammadiyahtuban]

Baca juga: PLTS Atap Terbesar RI Resmi Beroperasi, Luasnya Setara 17 Lapangan GBK

Selain itu, pasokan air sawah menjadi lebih stabil, terutama saat memasuki musim kemarau. Air selalu cukup tersedia untuk mengairi sawah dan ketahanan pangan daerah dapat terwujud.

Disamping itu, dengan penerapan terobosan teknologi modern ini dapat menjalin kolaborasi antara sektor Sosial dan Ekologi. Menjadikan masjid sebagai pusat solusi ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.

Inovasi serupa juga diterapkan oleh beberapa masjid di kabupaten Tuban yaitu Masjid Supangat (PRM Panyuran) yang merupakan Green Masjid pertama yang menggunakan PLTS di Tuban berkapasitas 3,52 kWp, lalu ada Masjid Jami’ Al-Azmi (PRM Cendoro) yang diresmikan Ketua PP Muhammadiyah, Drs. H. M. Goodwil Zubir pada 16 Januari 2016, serta Masjid Al-Mujadid (PRM Sukolilo) berdiri pada 5 November 2015.

Gerakan Eco-Masjid ini membuktikan bahwa rumah ibadah tidak hanya menjadi pusat kegiatan spiritual peribadatan, melainkan juga mampu berdiri di barisan terdepan menemukan solusi bagi umat dalam aksi mitigasi perubahan iklim dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis energi terbarukan.

[post-views]
Selaras