Kalimantan Tengah, mu4.co.id – Artis ternama yang membintangi film “Petualangan Sherina”, Sherina Munaf, membagikan pengalamannya saat ikut membantu penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
Sebelumnya, Sherina melalui kolaborasi bersama gerakan Powerful Voices sempat membuka donasi untuk bantuan satwa yang terdampak karhutla dan pemadaman karhutla di Kalimantan melalui akun media sosialnya.
Dalam perjalanan menuju Kalteng yang diunggahnya bersama akun @pawerfulvoices pada Rabu (2/9), ia mengungkap kabut asap sudah terlihat sejak penerbangan dari Jakarta. Ia menjelaskan pesawat yang ditumpanginya sempat terlambat mendarat karena jarak pandang di sekitar bandara terganggu asap tebal.
“Ini ada delay karena ada kesulitan visibilitas, jadi asap tebal sekali. Dikhawatirkan nanti ada kesulitan buat landing,” ungkap Sherina dalam sebuah video perjalanannya, dikutip pada Jum’at (4/9).
Baca Juga: Mahasiswa Diajak Terlibat Cegah Karhutla di Kalsel, Ini Perannya!
Sherina mengaku kabut asap mulai terlihat saat pesawat mendekati lokasi pendaratan. Ia sempat mengira kabut tersebut sebagai awan, tetapi kemudian menyadari bahwa warna kekuningan itu berasal dari asap karhutla yang bahkan tercium hingga ke dalam kabin.
Dari udara, ia juga melihat sejumlah titik api di sekitar Jalan Lingkar Luar. Meski sebagian telah dipadamkan, masih terdapat bara dan api kecil yang berpotensi membesar tertiup angin. Sherina mengingatkan, api kecil sekalipun tetap bisa menghasilkan asap pekat dan mengganggu masyarakat di sekitarnya.
“Api yang sekecil itu saja, impact asapnya sudah parah banget dan enggak kebayang warga di sana terdampaknya setiap hari,” tuturnya.
Baca Juga: Bagaimana Nasib Orangutan Kalimantan di Tengah Ancaman Karhutla Saat Ini?
Sherina tak hanya memantau kondisi karhutla, tetapi juga ikut membantu proses pemadaman. Dalam unggahan Instagramnya, ia terlihat bergotong royong membawa selang air bersama tim di kawasan Konservasi Taman Wisata Alam Galeget Tiawu.
Selain membantu proses pemadaman karhutla dan memberikan bantuan logistik untuk pejuang pemadam karhutla, Sherina dan tim juga mengunjungi pusat rehabilitas orangutan, yakni Borneo Orangutan Survival Foundation, yang berada di Palangka Raya, Kalteng.
(Suara Hits)















