Media Utama Terpercaya

4 September 2026, 09:24
Search

Bangun Tambak Udang 2 Ribu Hektare di NTT, Pemerintah Targetkan Operasi 2028

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Tambak udang raksasa di NTT
Tambak udang raksasa di NTT. [Foto: CNBC]

NTT, mu4.co.id – Pemerintah tengah membangun tambak udang terintegrasi seluas 2.150 hektare di Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan sekaligus mendorong perekonomian daerah.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) Muhammad Qodari menyebut sekitar 1.361 hektare lahan akan digunakan untuk tambak dan fasilitas pendukung. 

Program tersebut juga diproyeksikan meningkatkan produksi perikanan tangkap hingga 2,3 juta ton per tahun, pendapatan nelayan Rp20,6 triliun, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor perikanan Rp1,8 triliun per tahun.

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3,5 Ton di Banjarbaru

“Hingga 29 Juli 2026, progres pembangunan fisik telah mencapai 10%, didukung lebih dari 300 unit alat berat serta keterlibatan tenaga kerja lokal. Pembangunan ditargetkan rampung pada akhir 2027 nanti, sehingga kawasan ini diharapkan beroperasi pada awal 2028,” ungkap Qodari dikutip dari CNBC, Jum’at (4/9).

Nilai investasi tambak udang terintegrasi (ISF) Waingapu mencapai US$500 juta atau sekitar Rp7,2 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membangun kolam, tandon, instalasi pengolahan limbah, dan fasilitas pendukung lainnya.

Saat beroperasi, ISF ditargetkan menghasilkan 52.800 ton udang per tahun untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor, sekaligus membuka sekitar 7.000 lapangan kerja di sepanjang rantai industrinya.

(CNBC)

[post-views]
Selaras