Media Utama Terpercaya

4 September 2026, 20:20
Search

Guest Visit BPBD, Anak-anak MMI Preschool Al Mazaya Belajar Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
MMI Preschool Al Mazaya
Anak-anak MMI Preschool Al Mazaya Belajar Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini [Foto: mu4.co.id/afiliasi]

Banjarmasin, mu4.co.id – MMI Preschool Al Mazaya menggelar Guest Visit bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin yang bekerja sama dengan Tim Amanduluan, Jumat (04/09/2026).

Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang nyata sekaligus mengenalkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana kepada anak-anak sejak usia dini.

Ketika dihubungi mu4.co.id, pada Jumat (04/09/2026), Kepala Sekolah MMI Preschool Al Mazaya, Meryana Rahmawati, mengatakan kegiatan ini tidak hanya mengenalkan peran BPBD, tetapi juga membangun pengetahuan dan kesadaran anak mengenai keselamatan saat menghadapi situasi darurat.

“Melalui Guest Visit ini, sekolah berharap anak-anak dapat memperoleh ilmu dan pengalaman baru yang bermanfaat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa kesiapsiagaan terhadap bencana merupakan hal yang penting untuk dipelajari sejak dini,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan pekerjaan dan tugas BPBD dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana. Mereka juga mendapatkan edukasi mengenai pencegahan dan kesiapsiagaan, khususnya menghadapi banjir dan asap.

Selain teori, anak-anak mengikuti praktik, simulasi, dan permainan yang disesuaikan dengan kondisi serta usia mereka. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 anak dengan pembagian empat kali giliran untuk menaiki perahu karet, masing-masing sekitar 10 anak.

Anak-anak MMI Preschool Al Mazaya Belajar Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini [Foto: mu4.co.id/afiliasi]

Baca juga: Jungle Party 2026 MMI Preschool: Tutup Tahun Ajaran dengan Pentas Anak dan Talkshow Kemandirian

Sementara itu, Narasumber dari BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, menjelaskan edukasi kebencanaan diberikan melalui metode yang menyenangkan agar mudah dipahami anak-anak.

Materi dimulai dengan pengenalan berbagai jenis bencana melalui lagu, gambar, dan gerakan. Anak-anak kemudian diajak mengenali tanda-tanda sebelum bencana, terutama banjir, dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Mereka juga belajar mengenai tindakan yang harus dilakukan saat banjir. Anak-anak diingatkan agar tidak bermain air, tetap bersama orang tua atau keluarga, serta mengetahui titik kumpul atau lokasi yang aman.

Sementara setelah bencana, anak-anak diajarkan untuk tidak bermain di lokasi bekas banjir, membersihkan mainan yang terkena kotoran, serta tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi air banjir. Mereka juga diajarkan mencuci tangan dan kaki menggunakan sabun.

Selain itu, peserta diperkenalkan dengan rambu-rambu kebencanaan dan diajak bermain peran sebagai penolong saat banjir. Salah satu praktik dilakukan dengan menaiki perahu karet menggunakan perlengkapan keselamatan berupa life jacket dan helm.

Husni berharap edukasi tersebut dapat membekali anak-anak dengan pemahaman dasar mengenai upaya pencegahan dan tindakan yang tepat ketika bencana terjadi.

“Harapannya, anak-anak kita dapat mengerti dan memahami upaya untuk mencegah terjadinya bencana dan apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana di sekitar kita. Suatu saat nanti, mereka bisa memitigasi diri, keluarga, dan masyarakat di sekitarnya terhadap bencana, paling tidak dapat mengurangi risiko apabila bencana terjadi,” katanya, kepada mu4.co.id ketika dihubungi, Jumat (04/09/2026).

MMI Preschool Al Mazaya
Anak-anak MMI Preschool Al Mazaya Belajar Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini [Foto: mu4.co.id/afiliasi]
[post-views]
Selaras