Media Utama Terpercaya

16 Agustus 2026, 23:52
Search

Kenaikan Gaji Guru Belum Dianggarkan di RAPBN 2027, Ini Fokus Pemerintah

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Kenaikan Gaji Guru Belum Dianggarkan di RAPBN 2027
Kenaikan Gaji Guru Belum Dianggarkan di RAPBN 2027 [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alokasi anggaran tambahan untuk kenaikan gaji guru tidak masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027.

Purbaya menilai pemerintah saat ini fokus mengoptimalkan pagu anggaran pendidikan yang ada untuk berbagai program peningkatan mutu pembelajaran, termasuk pembangunan fasilitas sekolah unggul serta program pemenuhan gizi nasional melalui Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut sekaligus memperjelas arah kebijakan belanja pegawai sektor pendidikan pada tahun anggaran mendatang yang tengah digodok pemerintah. Pemerintah menetapkan alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 sebesar Rp820,9 triliun, di mana Rp240 triliun di antaranya akan diplot khusus untuk mendanai program MBG. Salah satu fokus utama dari pemanfaatan dana pendidikan tahun depan tersebut difungsikan untuk menyasar 60,6 juta jiwa penerima manfaat program MBG.

Baca juga: Rancangan Awal RAPBN 2027 Disetujui Dalam Rapat Paripurna DPR. Berikut Rinciannya!

Porsi pembiayaan program MBG setara dengan 29,23% dari keseluruhan pagu belanja pendidikan tahun 2027 rancangan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bernilai Rp820,9 triliun. Secara kumulatif, nilai Rp820,9 triliun dalam draf anggaran pendidikan ini mencatatkan kenaikan sekitar 13,9% apabila disandingkan dengan anggaran pendidikan tahun 2026 yang berada di angka Rp720,8 triliun.

Meski demikian, penyesuaian alokasi anggaran belanja pegawai tersebut masih sangat dinamis dan bergantung pada perkembangan kapasitas fiskal negara di masa mendatang.

“Bukan berarti enggak mungkin, kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau emang kita punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kita bisa tambah juga, tapi sekarang belum direncanakan,” ujar Purbaya, Jumat (14/08/2026).

Purbaya menekankan bahwa dana pendidikan di tahun 2027 bakal didistribusikan secara optimal untuk mempermudah akses sekaligus mendongkrak mutu pembelajaran secara inklusif, seperti melalui penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 22,1 juta murid serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang ditargetkan menyasar 1,1 juta mahasiswa.
(sindonews.com)

[post-views]
Selaras