Media Utama Terpercaya

28 Juli 2026, 21:56
Search

Kementan Gandeng Unhas Produksi 50 Drone Pertanian, Investasi Capai Rp11 Miliar

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Drone pertanian buatan Unhas dan PT EnerSky Innovation
Drone pertanian buatan Unhas dan PT EnerSky Innovation. [Foto: UnhasTv]

Makassar, mu4.co.id – Universitas Hasanuddin (Unhas) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan PT EnerSky Innovation memproduksi sekitar 50 unit drone pertanian melalui kerja sama senilai lebih dari Rp11 miliar. Drone untuk penyemprotan dan penaburan benih ini merupakan hasil hilirisasi riset yang telah diuji dan mulai digunakan di berbagai daerah.

“Kita patut bersyukur karena Unhas bukan hanya memproduksi drone untuk digunakan di Makassar, tetapi sudah dipakai di seluruh Indonesia,” ungkap Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa M.Sc dikutip dari UnhasTv, Selasa (28/7).

Menurutnya, penggunaan sekitar 50 unit drone di berbagai daerah menjadi bukti kepercayaan Kementerian Pertanian terhadap teknologi yang dikembangkan kampus. 

Drone senilai sekitar Rp225 juta per unit ini telah lolos uji sebelum diterapkan guna mendukung modernisasi pertanian. Pengembangan teknologi tersebut dipimpin tim inovasi Universitas Hasanuddin di bawah koordinasi Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas Asmi Citra Malina S.Pi.,M.Agr., Ph.D.

Baca Juga: Penyaluran KUR Kalsel Capai Rp 1,28 Triliun, Didominasi Pertanian

“Kami berharap drone pertanian ini dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan ketepatan pengelolaan pertanian, sekaligus memperkuat kontribusi Unhas dalam mendukung transformasi teknologi pertanian di Indonesia,” tutur Asmi.

Dalam pengembangannya, Unhas menggandeng PT EnerSky Innovation untuk memproduksi drone dalam skala lebih luas. Kolaborasi ini menghubungkan riset kampus, dukungan pemerintah, dan industri agar inovasi dapat dimanfaatkan secara luas sekaligus bernilai ekonomi.

Penggunaan drone ini diharapkan meningkatkan efisiensi pertanian melalui penyemprotan dan penaburan benih yang lebih cepat serta presisi. 

Kerja sama senilai lebih dari Rp11 miliar tersebut menjadi langkah Unhas membawa hasil riset ke sektor pertanian agar memberi manfaat langsung bagi produktivitas petani.

(UnhasTv)

[post-views]
Selaras