Media Utama Terpercaya

29 April 2026, 14:31
Search

Kecelakaan Kereta Api dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Ini Kronologinya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Kecelakaan kereta api di Bekasi Timur
Kecelakaan kereta api di Bekasi Timur. [Foto: Tribunnews]

Bekasi, mu4.co.id – Insiden tabrakan kereta terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam, melibatkan KRL Commuter Line lintas Cikarang dan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek. Peristiwa ini dipicu rangkaian kejadian yang berawal dari insiden di perlintasan.

Kronologi awal bermula ketika sebuah taksi listrik tertemper KRL di jalur perlintasan dekat Bulak Kapal. Kendaraan tersebut melintang di rel sehingga menghentikan laju KRL. Gangguan ini membuat satu rangkaian KRL arah Cikarang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada jalur yang sama dengan KA Argo Bromo Anggrek.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (jalur perlintasan langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti,” ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dilansir dari detik, Rabu (29/4).

Tak lama kemudian, kereta jarak jauh tersebut menabrak bagian belakang KRL yang sedang berhenti. Benturan terjadi cukup keras hingga menyebabkan kerusakan serius. Bahkan, bagian depan kereta dilaporkan menembus salah satu gerbong khusus perempuan.

Baca juga: Uji Coba Perdana Biodiesel B50 di Kereta Api Dimulai, Indonesia Jadi yang Pertama di Dunia

Data terbaru mencatat sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban meninggal dilaporkan berjenis kelamin perempuan. Sementara itu, 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, dan tidak ada korban jiwa dari pihak petugas.

Proses evakuasi dinyatakan selesai pada Selasa (28/4/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB setelah melibatkan berbagai unsur tim penyelamat. Penanganan korban menjadi prioritas utama sejak kejadian berlangsung.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan.Dugaan sementara mengarah pada gangguan sistem operasional perkeretaapian akibat insiden awal di perlintasan. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia telah menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi untuk mengungkap faktor penyebab secara objektif.

“Perlu saya sampaikan juga kejadian ini di jam kurang jam 21.00 WIB kurang, dimulai dengan adanya temperan taksi hijau ya, itu di JPL 85. Sehingga ini yang kami curigai itu membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini agak terganggu,” ungkap Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin.

“Kami juga memberikan kesempatan kepada KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) untuk melakukan investigasi, melihat secara objektif penyebab dari kecelakaan yang terjadi pada malam hari ini,” tambah Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.

Baca juga: Viral! Penumpang Masak Mi Instan di Kereta Pakai Kompor Listrik, Begini Respons KAI

Dampak kejadian ini cukup luas terhadap operasional kereta. Stasiun Bekasi Timur untuk sementara ditutup bagi penumpang, sementara layanan KRL hanya beroperasi hingga Stasiun Bekasi. Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dari dan menuju Jakarta juga dibatalkan, termasuk rute dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Berikut selengkapnya daftar rute perjalanan kereta api jarak jauh yang dibatalkan pada Selasa (28/4/2026) akibat kejadian tersebut.

KA dari Gambir:

  • KA 58F-59F Purwojaya (Gambir-Cilacap)
  • KA 138 Parahyangan (Gambir-Bandung)
  • KA 20A Argo Muria (Gambir-Semarang Tawang)
  • KA 2B Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasar Turi).

KA menuju Gambir:

  • KA 117B Gunungjati (Cirebon-Gambir)
  • KA 56F-53F Purwojaya (Cilacap-Gambir)
  • KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang-Gambir)
  • KA 61B Manahan (Solo Balapan-Gambir)
  • KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasar Turi-Gambir)
  • KA 137 Parahyangan (Bandung-Gambir)
  • KA 21A Argo Muria (Semarang Tawang-Gambir)
  • KA 3B Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi-Gambir)

KA menuju Pasarsenen (Jakarta):

  • KA 143B Madiun Jaya (Madiun-Pasarsenen)
  • KA 75B Mataram (Solo Balapan-Pasarsenen)
  • KA 163 Gumarang (Surabaya Pasar Turi-Pasarsenen)
  • KA 149 Singasari (Blitar-Pasarsenen)
  • KA 94-91 Jayabaya (Malang-Pasarsenen)
  • KA 257 Progo (Lempuyangan-Pasarsenen)
  • KA 175 Menoreh (Semarang Tawang-Pasarsenen)

Presiden Prabowo Subianto turut menyoroti peristiwa ini dan meminta investigasi segera dilakukan. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan keselamatan di perlintasan kereta yang dinilai masih banyak belum memiliki pengamanan optimal. Pemerintah pun berencana mempercepat pembangunan infrastruktur seperti flyover di titik-titik rawan.

Saat ini, fokus utama masih pada penanganan korban serta pemulihan layanan transportasi kereta di wilayah terdampak.

(detik)

[post-views]
Selaras