Banjarbaru, mu4.co.id – UPTD Kebun Raya Banua siap mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar melalui penyediaan area yang luas, representatif, serta didukung lingkungan alami yang terawat.
Diketahui, setiap lokasi di Kebun Raya memiliki beragam kapasitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan sehingga memungkinkan menjadi pilihan bagi penyelenggara kegiatan pemerintah, komunitas maupun masyarakat umum.
“Area yang kami miliki memiliki kapasitas yang beragam. Ada yang mampu menampung sekitar 50 orang, ada yang 150 hingga 200 orang. Bahkan dalam waktu dekat kami akan melayani kegiatan camping berskala besar dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang,” ujar Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Rahmat Maidiyanto dilansir dari laman Resmi Pemprov Kalsel , Selasa (15/07/2026).
Rahmat mengungkapkan pihaknya akan terus melakukan berbagai persiapan agar seluruh peserta dapat memperoleh pelayanan yang optimal selama mengikuti kegiatan di kawasan Kebun Raya Banua. Ia juga menegaskan pengembangan layanan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga untuk memperkuat fungsi Kebun Raya sebagai ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara positif.
“Mudah-mudahan seluruh layanan yang kami siapkan dapat mencukupi kebutuhan peserta sehingga mereka bisa menikmati kegiatan dengan aman, nyaman, dan tetap menjaga kelestarian kawasan Kebun Raya. Kami berharap Kebun Raya Banua mampu menghadirkan suasana baru bagi masyarakat sebagai ruang terbuka hijau untuk beristirahat, berekreasi, maupun berkegiatan bersama keluarga dan komunitas. Tidak perlu bepergian jauh keluar kota karena di sini masyarakat sudah dapat menikmati keindahan alam yang asri,” tambahnya.
Dengan pengembangan berbagai fasilitas dan peningkatan kolaborasi dengan instansi pemerintah maupun komunitas, Kebun Raya Banua optimistis dapat terus menjadi salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Selatan yang mengedepankan keseimbangan antara fungsi konservasi, edukasi, rekreasi, dan pemberdayaan masyarakat.













