Jakarta, mu4.co.id – Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyebut terdapat 335 perusahaan pemegang konsesi di wilayah yang terbakar di Kalimantan dan Sumatra. Ia mengingatkan perusahaan agar menjaga lingkungan dan tidak sembarangan membuka lahan.
“Kalau 335 perusahaan itu bahkan mungkin bisa lebih lagi indikasinya ada niat untuk membuka lahan dengan cara mudah, cara murah, dengan membakar begitu, konsekuensinya kita tahu sendiri dalam penegakan hukum kita; ada denda kepada negara, ada biaya pemulihan, dan kalau indikasinya kuat memang betul-betul mens rea-nya (niat jahat) sudah jelas begitu, itu bisa pidana,” tegas Jumhur dikutip dari CNN, Jum’at (28/8).
“Saya peringatkan lagi bahwa janji pemilik konsesi untuk memitigasi supaya tidak terjadi kebakaran, itu tetap harus dikejar. Kita setelah ini akan memverifikasi, dan sudah ada laporan dari beberapa perusahaan yang memang indikasinya kuat dia nakal begitu, sudah kita segel,” tambahnya.
Saat meninjau karhutla di Kabupaten Kampar, Riau, Jumhur menyebut sekitar 4 hektare lahan terbakar telah dipadamkan dan kini dalam tahap pendinginan.
Ia menilai mitigasi karhutla di Riau berjalan baik berkat persiapan seperti sekat kanal dan embung sebelum musim El Nino. Upaya tersebut dinilai berhasil menekan jumlah kebakaran dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
(CNN)











