Media Utama Terpercaya

25 Juni 2026, 21:07
Search

Kalsel Gencarkan Pendidikan Kesetaraan demi Tingkatkan Kualitas SDM. Begini Strateginya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Kalsel Gencarkan Pendidikan Kesetaraan
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperluas akses pendidikan melalui program kesetaraan Paket A, B, dan C guna menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas SDM. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Abdul Rahim, menyebut program ini ditujukan bagi warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal akibat kendala ekonomi, akses, maupun tuntutan pekerjaan.

“Bapak Gubernur memiliki komitmen kuat agar tidak ada warga Kalimantan Selatan yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan,” ucap Abdul Rahim dikutip dari RRI, Kamis (25/6).

Baca Juga: Kalsel Prioritaskan Pendidikan Kesetaraan, Tiap Daerah Dapat Rp500 Juta untuk Tekan Putus Sekolah!

Pemprov Kalsel akan menerapkan strategi jemput bola bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk mendata serta menjangkau warga yang putus sekolah. Langkah ini bertujuan meningkatkan partisipasi pendidikan dan memperluas akses layanan hingga ke pelosok. 

Menurut Abdul Rahim, program Paket A, B, dan C tidak hanya menjadi jalur alternatif memperoleh ijazah, tetapi juga sarana meningkatkan kualitas SDM dan membuka peluang hidup yang lebih baik.

Sebagai dukungan terhadap pendidikan kesetaraan, Pemprov Kalsel telah menyalurkan dana hibah Bantuan Kependidikan (Bapintar) sebesar Rp500 juta kepada 13 kabupaten/kota. Dana tersebut ditujukan untuk memperkuat layanan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sebagai garda terdepan pendidikan nonformal. 

Baca Juga: Untuk Pemerataan Pendidikan, Disdikbud Kalsel Salurkan Dana Hibah Bapintar Rp500 Juta!

Namun, pemerintah juga dihadapkan pada tantangan untuk membangkitkan kembali motivasi dan kepercayaan diri masyarakat yang telah lama putus sekolah.

“Tantangan terbesar bukan hanya persoalan akses, tetapi bagaimana membangun kembali motivasi dan kepercayaan diri anak-anak untuk kembali belajar. Yang terpenting bukan hanya menemukan sasaran, tetapi memastikan mereka kembali memperoleh layanan pendidikan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui pendataan, sosialisasi, dan pendekatan yang lebih humanis, Pemprov Kalsel berharap semakin banyak masyarakat kembali melanjutkan pendidikan melalui program kesetaraan guna mewujudkan pemerataan pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM daerah.

(RRI)

[post-views]
Selaras