Banjarmasin, mu4.co.id – Sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MOU) antara Yayasan Al Mazaya Pelita Asia Banjarmasin dengan MITA International Science School, Tokyo Jepang pada 2025 lalu, maka 8 siswa-siswi dan 2 guru pendamping dari MITA International School mengadakan kunjungan balasan ke Banjarmasin.
Sebelumnya dari Yayasan Al Mazaya Pelita Asia sudah tiga kali selama tiga tahun berturut-turut berkunjung ke Jepang, dan tahun 2026 ini pihak dari MITA International School untuk pertama kalinya berkunjung ke sekolah Al-Mazaya Banjarmasin.
Sebagai “Sister School”, MITA International School mengadakan program kerja sama resmi dengan Yayasan Al Mazaya Pelita Asia untuk meningkatkan kualitas pendidikan, saling bertukar siswa didik, bertukar budaya, dan berbagi pengalaman belajar.
MITA International School (atau dikenal juga sebagai MITA International Science School) adalah sekolah swasta tingkat menengah pertama dan atas (Junior dan Senior High School) yang terletak di Setagaya, Tokyo, Jepang.
Dan Yayasan Al Mazaya Pelita Asia ini merupakan sekolah pertama di Indonesia yang menjalin kesepakatan MOU dengan MITA International School Jepang.
Selama di Banjarmasin siswa-siswi dari MITA International School Jepang ini menyempatkan bertemu dan mengadakan audiensi dengan Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR di Gedung Balai Kota Banjarmasin di Jalan RE Martadinata pada Selasa (4/8/2026) siang.
Dalam pertemuan itu, HM. Yamin menyambut baik misi kunjungan sekolah dari Jepang tersebut. Ia mengatakan salah satu program pemerintah pusat adalah membangun sekolah rakyat di tiap kabupaten dan Banjarmasin berupaya untuk mewujudkan program pendidikan tersebut.
“Di Banjarmasin kita akan bangun sekolah rakyat agar siswa-siswa kita bisa bersaing, dan ke depan kita perlu bangun sekolah-sekolah yang bagus, yang bisa bertahan puluhan tahun. Jadi tidak lagi harus keluar biaya renovasi setiap tahun,” ujarnya.

Foto: mu4.co.id
Baca juga: Al Mazaya Islamic School Terima Kunjungan MITA International School Jepang. Suguhkan Budaya Banjar!
HM. Yamin juga mengatakan ia pernah ke Jepang beberapa waktu lalu dan melihat langsung bagaimana budaya disiplin dan etos kerja di negeri matahari terbit tersebut. Ia berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan negara jepang di bidang pendidikan, kebudayaan, ekonomi dan sektor lainnya.
Sementara itu delegasi dari MITA International School, Mr. Tomoyo Narashima mengapresiasi sambutan hangat dari Wali Kota Banjarmasin atas kunjungan ini. Ia merasa senang sekali ketika disampaikan kepadanya akan ada pertemuan tatap muka dengan pemimpin Kota Banjarmasin ini.
Senada dengan hal tersebut, delegasi dari MITA International School lainnya yaitu Miss Rieko Yoneda mengatakan selama ini wisatawan asing hanya mengenal Jakarta, Bandung dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Tapi kali ini ia merasa senang bisa berkunjung ke kota Seribu Sungai ini.
“Diharapkan siswa-siswi kami dari Jepang ini bisa mendapatkan pengalaman berharga selama di Banjarmasin. Belajar tentang budaya, melihat sisi kehidupan lokal, dan berbaur dengan masyarakat setempat,” ujar Rieko dalam bahasa Inggris.

Oleh karena itu, 8 siswa-siswi dari Jepang ini rencananya akan menginap di rumah siswa teman sekelasnya di Al Mazaya, sehingga akan tercipta suasana kekeluargaan dan memudahkan siswa mengenal budaya asli di Banjarmasin.
Sementara itu, Manajer Operasional Yayasan Al Mazaya Pelita Asia, Afrinal menambahkan selama ini SMP dan SMA Al Mazaya rutin mengirim siswanya tiap tahun ke luar negeri melalui Program Overseas.
“Ini sudah tahun yang keempat, mau kelima. Nanti bulan Oktober dan November kita akan mengirim 30 siswa ke Cina, dan 25 siswa ke Jepang untuk belajar di sekolah sana. Sebelumnya kita juga pernah mengirim siswa ke Turki, Australia, Korea. Tahun kemaren, ke Malaysia, Thailand, dan Singapura ya,” kata Afrinal.
Ia menuturkan selama di Banjarmasin, siswa-siswi dari Jepang tersebut selain mengikuti proses belajar di kelas, mereka juga akan diajak berkeliling kota Banjarmasin, mengunjungi Taman Budaya, museum Lambung Mangkurat di Banjarbaru, pasar intan di Martapura, dan wisata ke Bukit Batu, Aranio, Kabupaten Banjar.
Selain itu mereka juga akan mengikuti Expo Budaya dan Kuliner Banjar. Dan menariknya, siswa-siswi ini sebelum kembali ke Jepang akan diajak liburan ke Bali.
Video: mu4.co.id











![Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam konferensi pers di Aula PTSL Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin [3/8]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_2379-300x150.jpeg)


