Banjarmasin, mu4.co.id – Setelah hampir lima bulan dilanda kemarau dan kabut asap karhutla, sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan akhirnya diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Ahad (25/10). Warga Kabupaten Banjar menyambut hujan dengan sukacita, bahkan melakukan sujud syukur.
Salah seorang warga, Ronny Latar, bersyukur hujan turun karena diharapkan dapat mengurangi kabut asap yang selama ini mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.
“Hujannya lumayan lama, ada kali sekitar 16 menit, tapi sangat deras. Tentunya kita sangat bersyukur karena setelah hampir 5 bulan kita di sini kemarau kering,” ungkap Ronny Latar dikutip dari Kumparan News, Selasa (27/10).
Baca Juga: Polisi Selidiki Keterlibatan Pihak Asing dalam Kasus Karhutla di Kalsel. Kelalaian atau Disengaja?
Selain itu, hujan disertai petir juga mengguyur Kota Banjarmasin dan sekitarnya pada Senin (26/10) sore. Turunnya hujan setelah kemarau panjang disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat yang selama beberapa bulan terakhir menghadapi kabut asap akibat karhutla.
Momen yang telah lama dinantikan itu pun ramai diabadikan warga melalui foto dan video, lalu dibagikan ke media sosial sebagai ungkapan syukur atas kembali turunnya hujan.
Hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Banjarmasin sebelumnya telah diprediksi Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor. Prakirawan menyebut hujan dalam dua hari terakhir juga terjadi di Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kabupaten Banjar, dan Banjarbaru.
Menurutnya, hujan dipicu meningkatnya kelembapan udara di wilayah Kalsel yang mendorong pembentukan awan hujan. Kondisi ini turut membantu mengurangi titik panas dan risiko karhutla karena lahan menjadi lebih basah.
(Kompas, KumparanNews)












