Media Utama Terpercaya

12 Oktober 2026, 20:39
Search

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Erupsi Gunung Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau. [Foto: Kementerian ESDM]

Lampung, mu4.co.id – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMB) menyatakan Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari gunung serta mendekati pulau baru di sekitarnya.

Berdasarkan laporan pada Ahad (11/10), gunung terlihat jelas dengan asap kawah putih berintensitas tipis hingga sedang, setinggi 10–50 meter di atas puncak. Dalam pemantauan pukul 12.00–18.00 WIB, tercatat 28 kali gempa, terdiri dari 16 kali gempa hembusan, enam kali gempa hybrid atau fase banyak, dan enam kali gempa vulkanik dangkal.

“Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-42 mm (dominan 15 mm). Keterangan lain, Kegempaan Fluktuatif di dominasi gempa Hembusan dan Tremor Menerus,” tulis laporan dari Pengamat Gunung Api Muhammad Dika Nurzaman, dikutip dari detik news, Senin (12/10).

Baca Juga: Mengapa Abu Vulkanik Anak Krakatau Berbahaya bagi Pesawat? Begini Penjelasan Ahli!

PVMBG melarang masyarakat dan wisatawan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Anak Krakatau. Larangan juga berlaku dalam radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara yang diduga terbentuk akibat erupsi beruntun pada 4–6 September 2026 lalu.

Masyarakat juga diminta mewaspadai lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta potensi erupsi sekunder akibat kontak lava dengan air laut atau air hujan.

Sementara itu, warga pesisir Banten dan Lampung diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya isu tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Ia menyebut masyarakat masih dapat beraktivitas seperti biasa dengan mengikuti arahan BPBD setempat.

(Detik news)

[post-views]
Selaras