Media Utama Terpercaya

8 Juli 2026, 10:45
Search

Durian Melimpah, Harga Anjlok! Malaysia Bahas Peningkatan Ekspor dengan China

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Durian Malaysia Melimpah, Harga Anjlok
Durian Malaysia Melimpah, Harga Anjlok [Foto: Akun X @NewsBFM]

Kuala Lumpur, mu4.co.id – Hasil panen durian di Malaysia melimpah setelah panen raya terjadi hampir bersamaan di berbagai negara bagian di Semenanjung Malaysia, yang berakibat pada anjloknya harga buah tersebut.

Banyak petani mengeluhkan harga durian yang merosot sehingga terpaksa menjual durian dengan harga yang jauh lebih rendah karena pasokan yang melimpah membanjiri pasar. Untuk mengatasi hal tersebut, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim berjanji akan mengangkat persoalan harga durian saat bertemu Perdana Menteri China Li Qiang dalam kunjungannya ke Beijing bulan depan.

“Saya berjanji satu hal. Perdana Menteri China Li Qiang adalah teman baik saya. Bulan depan saya akan ke China dan saya ingin membahas durian karena saya melihat harganya sedang turun. Standar China memang sangat tinggi, tetapi saya akan mencoba bernegosiasi,” kata Anwar, Senin (06/07/2026).

Ia juga meminta para petani di Johor mengemas durian mereka dengan baik agar dapat dibawa sebagai contoh kepada Li Qiang. “Saya akan meminta dia membeli sedikit lebih banyak, sehingga harganya bisa naik,” ujarnya.

Baca juga: Ramai Komentar Soal Durian Diklaim Sebagai Buah Singapura. Warganet Ditanam di Mana?

Sementara itu, Menteri Pertanian dan Keterjaminan Pangan, Mohamad Sabu, menambahkan bahwa Malaysia saat ini juga sedang melakukan pembicaraan intensif dengan pemerintah Thailand dan General Administration of Customs of China (GACC) guna membuka jalur ekspor durian melalui darat dan kereta api.

Rure tersebut diharapkan menjadi alternatif lebih hemat dibandingkan pengiriman menggunakan pesawat yang dinilai membebani biaya produsen. Ia mengatakan, jalur darat juga akan membuka peluang pemasaran ke kota-kota kecil di China yang memiliki potensi pasar besar.

Sebelumnya, Badan Pemasaran Pertanian Federal (FAMA) melaporkan harga durian kampung di beberapa daerah turun menjadi hanya 1 hingga 4 ringgit (Rp 4.407 hingga Rp 17.628) per kilogram, tergantung lokasi dan kualitas.

Adapun sebelum terjadi kelebihan pasokan, harga durian kampung sempat mencapai sekitar 15 ringgit (Rp 66.107) per kilogram. Selain itu, harga durian premium juga mengalami penurunan. Musang King yang pada musim sebelumnya dijual sekitar 60 hingga 80 ringgit (Rp 264.426 hingga Rp 352.568) per kilogram kini turun menjadi di bawah 30 ringgit per kilogram.

Untuk membantu menyerap kelebihan pasokan, FAMA menargetkan pembelian langsung sebanyak 1.000 ton durian senilai 7 juta ringgit (sekitar Rp 30 miliar) melalui 42 pusat operasional. Adapun China sendiri saat ini menjadi tujuan ekspor durian terbesar Malaysia dengan menyerap sekitar 60 persen ekspor durian negara itu yang bernilai sekitar 1,5 miliar ringgit per tahun.

Berdasarkan data kantor perdagangan Malaysia di Beijing (Matrade) menunjukkan ekspor durian segar ke China melonjak lebih dari lima kali lipat, dari sekitar 5 juta dolar AS menjadi 37 juta dolar AS sepanjang 2025. Sementara itu, ekspor durian beku mencapai hampir 202 juta dolar AS. Pada kuartal pertama 2026, nilai ekspor durian Malaysia ke China telah mencapai 77 juta dolar AS, dan pihaknya menargetkan nilainya meningkat menjadi 229 juta dolar AS pada 2030.
(kompas.com)

[post-views]
Selaras