Amerika Serikat, mu4.co.id – Partai Demokrat meraih kendali penuh dua majelis tertinggi Dewan Perwakilan dan Senat dalam pemilu sela atau paruh waktu Amerika Serikat, Selasa (03/11/2026).
Kemenangan tersebut mengakhiri empat tahun dominasi Partai Republik di DPR AS, dan menjadi pukulan keras bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik. Dalam polling hitung cepat New York Times per Rabu siang WIB, Demokrat meraih 52 kursi di Senat, telah melebihi ambang batas minimal 50 kursi untuk menguasai majelis tersebut. Sementara itu, Partai Republik hanya meraih 40 kursi.
Sementara itu di Dewan Perwakilan, Demokrat berhasil meraup 193 kursi, sementara Republik meraup 114 suara. Ambang batas kemenangan untuk menguasai Dewan Perwakilan itu yakni 218 suara, artinya Demokrat hanya butuh 25 kursi lagi untuk mengukuhkan kemenangan dan menguasai Dewan Perwakilan AS.
Dengan Demokrat yang kini menguasai Senat dan Dewan Perwakilan AS di Kongres, partai tersebut dapat menghalangi dan menahan setiap agenda dan rencana kebijakan Trump, termasuk menyelidiki dugaan korupsi selama dua tahun terakhir masa kepresidenannya.
Baca juga: Aber Kawas Cetak Sejarah, Senator Muslim Keturunan Palestina Pertama di New York
Di samping itu, Trump mengatakan ia dan Republik bersedia menerima kekalahan di pemilu sela AS kali ini meski dirinya masih terus berupaya memperbaiki keadaan. “Saya benar-benar bersedia menerima hasil tersebut. Saya berjanji bekerja sama dengan Partai Demokrat,” kata Trump seperti dikutip AFP.
Namun, beberapa menit kemudian, melalui media sosial, pria berusia 80 tahun itu menunjukkan bagaimana ia akan menghadapi upaya Partai Demokrat meloloskan undang-undang. Ia mengunggah gambar topi bisbol merah bertuliskan “VETO”.
(cnnindonesia.com)













