Media Berkemajuan

16 Juli 2024, 13:27

Daging Kurban Jemaah Haji Siap di Kirim ke Indonesia, Bagaimana Pengemasannya?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Menteri Koordinator [Menko] Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy memantau pengemasan daging kurban di mekkah [Foto: kemenag]

Mekkah, mu4.co.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyambut baik perbaikan pengelolaan Dam (daging kurban) penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M.

Tahun ini, sebagian daging dari Dam yang diproduksi akan dibawa pulang oleh petugas dan jemaah haji Indonesia. Menurut Menko PMK, ini adalah langkah inovatif yang perlu diterapkan dan dikembangkan di masa depan.

Pernyataan tersebut diungkapkan setelah kunjungan Menko PMK ke perusahaan pengemasan daging di Mekkah, Arab Saudi, bersama Dubes RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz, Direktur Bina Haji Kemenag Arsad Hidayat, dan Kepala Daerah Kerja Mekkah Khalilurrahman.

Baca Juga: Statistik Jemaah Haji Tahun 2024 Dirilis, Segini Jumlahnya!

“Kami tadi sudah mendiskusikan bermacam hal yang berkaitan dengan rencana mengirimkan daging kurban jemaah haji Indonesia. Tahun ini kita belum mengirimkan secara besar-besaran, karena masih dalam proses trial,” ucap Menko PMK Muhadjir Effendy, di Mekkah, dikutip dari kemenag, Ahad (7/7).

“Untuk perizinan di Indonesia, alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih dari Kementerian-kementerian terkait, mulai dari Kementerian Pertanian, kemudian juga BPOM, Ditjen Imigrasi semua sudah siap,” tambahnya.

Effendy juga mengungkapkan pihaknya bersama stakeholder terkait telah mengecek kesiapan daging kurban yang akan dikirimkan ke Indonesia.

“Dari BPOM juga sudah ada di sini untuk memastikan proses mulai dari penyembelihan, termasuk pengadaan kambing sampai selanjutnya jadi daging matang yang siap dikirim ke Indonesia, itu sudah dipastikan aman sesuai dengan standar,” ucap Effendy.

Setiap proses pengemasan juga menjadi perhatian pemerintah, untuk memastikan daging yang dikirimkan ke Tanah Air layak dikonsumsi.

“Semua dipastikan bahwa berbagai macam penyakit dan bakteri termasuk PMK (penyakit mulut dan kaki) itu betul-betul mati sehingga kita memastikan bahwa membawa daging tersebut dalam keadaan aman ke Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: 2 Pesepeda Indonesia Ini Akhirnya Sampai Madinah Setelah Lewati Ribuan Kilometer!

Direktur Bina Haji, Arsad Hidayat, menyatakan bahwa tahun ini sekitar 6.500 petugas dan jemaah telah menyalurkan daging kurban mereka ke RPH yang direkomendasikan pemerintah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.500 ekor kambing telah disembelih dan dagingnya disalurkan di tanah suci, sementara 2.000 ekor lainnya dagingnya akan dibawa pulang ke tanah air.

“Dari dua ribu kambing tersebut selanjutnya akan dipackaging dengan cara retorch. Satu ekor kambing dipacking menjadi 4 pak. Jadi total akan ada delapan ribu pak daging yang akan dikirimkan ke Indonesia. Masing-masing pak nya berisi 2,5 kg daging,” jelas Arsad.

“Kita berharap tahun depan angka ini dapat meningkat signifikan, sehingga bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat di Indonesia juga,” ucapnya.

Pengemasan daging kurban. [Foto: kemenag]

(kemenag)

[post-views]
Selaras