IKN, mu4.co.id – Pembangunan infrastruktur menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dipercepat, salah satunya melalui penyelesaian Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 Karangjoang-KKT Kariangau-Jembatan Sungai Wain.
Ruas tol tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026 dan mulai beroperasi penuh pada Januari 2027 setelah lolos uji kelayakan.
Jalan tol ini akan menghubungkan Tol Balikpapan–Samarinda langsung ke kawasan inti pemerintahan IKN dan Kabupaten Penajam Paser Utara.
Melalui koridor sepanjang 70 kilometer tersebut, waktu tempuh dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menuju IKN diperkirakan hanya sekitar 60 menit atau lebih cepat 90 menit dibanding jalur arteri sebelumnya.
Baca Juga: MK Tolak Gugatan UU IKN, Putuskan Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Keppres Pemindahan Terbit
Tol IKN Seksi 3A-2 dibangun dengan jalan at-grade sepanjang 2,34 kilometer dan struktur elevated pile slab 1,745 kilometer, lengkap dengan jembatan, simpang susun Karangjoang, serta exit tol. Ruas ini memiliki dua lajur dengan lebar jalan 11,25 meter.
Proyek tol bernilai triliunan rupiah ini dikerjakan melalui kolaborasi empat BUMN konstruksi, yakni PT Hutama Karya, PT Adhi Karya, PT Nindya Karya, dan PT Brantas Abipraya.
Untuk meningkatkan akurasi dan meminimalkan kesalahan desain, proyek menggunakan teknologi digital seperti Building Information Modeling (BIM), LiDAR, dan drone photogrammetry dalam pemetaan serta pengawasan konstruksi.
“Fungsionalnya ruas ini menunjukkan kesiapan Hutama Karya dalam mengerjakan proyek strategis dengan kompleksitas tinggi, baik dari sisi teknis maupun kondisi geografis, serta mendukung percepatan konektivitas menuju IKN,” ungkap Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, dikutip dari Kompas, Selasa (26/5).
(Kompas)














