Media Utama Terpercaya

17 Juli 2026, 17:36
Search

Pesawat N219 Andalan PT DI Siap Layani Rute Terpencil Papua dan Kalimantan!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pesawat N219
Pesawat N219. [Foto: Indonesia Defense]

Jakarta, mu4.co.id – PT Dirgantara Indonesia (PT DI) akan merambah bisnis komersial dengan mengoperasikan pesawat N219 untuk penerbangan perintis. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai pesawat tersebut cocok melayani wilayah dengan akses transportasi terbatas.

“PT DI dengan bangga telah mengembangkan produksi nasional N219, ini pesawat yang bisa dikatakan ideal untuk kebutuhan rute penerbangan perintis di kondisi geografi yang juga menantang,” ungkap AHY dikutip dari Kumparan, Jum’at (17/7).

Baca Juga: Maskapai Oman SalamAir Buka Rute Muscat–Medan, Berapa Harga Tiketnya?

AHY mengatakan pesawat N219 cocok melayani wilayah pegunungan dan hutan lebat, seperti di Papua dan Kalimantan, karena berukuran kecil sehingga lebih lincah dan mudah bermanuver di daerah dengan medan sulit.

“Bisa digunakan di Papua, di Kalimantan, dengan gunung gunung hutan yang lebat. Memang tidak terlalu besar, tetapi justru taktis dan manuvernya bisa lincah, dengan demikian harapannya jika ada permintaan dalam negeri sendiri, ini akan mengembangkan industri penerbangan kita,” jelasnya.

Meski demikian, AHY mendorong PT DI tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga negara-negara berkembang di kawasan Asia Pasifik dan Afrika yang membutuhkan pesawat perintis berukuran kecil untuk mengangkut penumpang dan barang. 

Baca Juga: Lion Air Buka Rute Internasional Banjarmasin-Kuala Lumpur, Mulai 29 Juni 2026!

Sementara itu, Direktur Utama PT DI Gita Amperiawan membenarkan rencana ekspansi ke bisnis komersial tersebut dan menyatakan usulan itu telah disampaikan kepada Kementerian Perhubungan.

“Kami tadi mohon izin telah menghadap Pak Menko di luar untuk militery yang selama ini menjadi bisnis kami, kami juga sudah ingin mendapatkan kebutuhan untuk ekstensi komersial. Kami sudah mendapatkan dudukan dari Bapak Wamen Perhubungan sudah bertemu untuk bagaimana pesawat N219 digunakan untuk penerbangan perintis. Karena TKDN kami 45%, dan kami juga twin-engine frontier,” ucap Gita Amperiawan.

(Kumparan)

[post-views]
Selaras