Media Utama Terpercaya

7 November 2026, 12:35
Search

Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Masjid Al Jihad Banjarmasin Oktober 2026. Rerata Meningkat Namun Defisit?

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Laporan pengeluaran masjid
Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Masjid Al Jihad Banjarmasin Oktober 2026 [Foto: mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Memasuki hampir di penghujung tahun 2026, tepatnya bulan ke-10/ Oktober 2026, Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin kembali menyampaikan laporan jumlah penerimaan dan pengeluaran masjid rutin bulanan kepada publik sebagai bentuk komitmen transparansinya.

Untuk bulan Oktober 2026 ini penerimaan infak dan sedekah di Masjid Al Jihad Banjarmasin sebesar Rp360.300.627. Hal ini mengalami peningkatan dibandingkan penerimaan bulan September lalu yaitu sebesar Rp333.654.562.

Sedangkan total biaya pengeluaran operasional kegiatan di Masjid Al Jihad Banjarmasin bulan Oktober 2026 sebesar Rp422.620.711, mengalami penurunan dibandingkan pengeluaran bulan September lalu yaitu sebesar Rp440.609.243.  

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan oleh Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin pada Jum’at (6/112026) menyebutkan penerimaan infak tersebut diantaranya berasal dari kotak infak harian; infak transfer bank; QRIS harian; infak dari UMKM, pengajian lainnya; Infak untuk Buka Puasa sunnah; infak untuk jenazah dhuafa; Pendanaan dari Lazismu Al-Jihad, Lanjutan Sewa Lahan ATM BSI, serta penerimaan lainnya.

Untuk pos penerimaan terbesar adalah pada Kotak Infak Harian yaitu sebesar Rp243.788.000 dan disusul ⁠penerimaan QRIS Harian sebesar Rp66.993.429, selanjutnya dari Penerimaan ⁠Infak Transfer Bank sebesar Rp24.118.349.

Baca juga: Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin Sampaikan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran pada September 2026. Terjadi Defisit?

Untuk penerimaan melalui kotak infak harian pada bulan Oktober 2026 ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan September lalu yakni dari Rp240.827.000 menjadi Rp 243.788.000.

Sedangkan untuk penerimaan melalui QRIS harian pada bulan Oktober 2026 ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan September lalu yaitu dari Rp61.685.326 menjadi Rp 66.993.429. Hal ini menunjukkan masyarakat sudah mulai terbiasa menggunakan layanan infak sedekah non-tunai/ QRIS.

Sementara itu, penerimaan Infak melalui Transfer Bank pada bulan Oktober 2026 ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan September lalu yakni dari Rp11.890.010 menjadi Rp24.118.349.

Untuk penerimaan infak jenazah dhuafa pada bulan Oktober 2026 ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan September lalu yakni dari Rp4.091.000 menjadi Rp6.976.000.

Dan untuk penerimaan dari Lazismu Al Jihad yang digunakan untuk kemaslahatan masjid pada bulan Oktober 2026 ini jumlahnya sama dengan penerimaan pada bulan September lalu yakni dari Rp9.750.000.

Kemudian sebagaimana pada bulan sebelumnya, di bulan Oktober 2026 ini terdapat penerimaan khusus berupa lanjutan Sewa Lahan ATM BSI sebesar Rp2.083.333.

Laporan keuangan ini juga menyebutkan pengeluaran di Masjid Al Jihad Banjarmasin diantaranya untuk membiayai program pembelajaran Al-Qur’an & Tahfidz; Konsumsi Buka Puasa Sunnah; konsumsi kajian; uang transport penceramah, khatib dan muadzin Jum’at; klinik kesehatan, gaji karyawan; biaya Listrik, PDAM, internet; perbaikan dan rehab; Penyelenggaraan Jenazah Dhuafa; dan biaya lain-lain.

Baca juga: Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Masjid Al Jihad Banjarmasin Agustus 2026. Terjadi Defisit?

Untuk pos pengeluaran terbesar adalah pada pengeluaran untuk Konsumsi Buka Puasa Sunnah sebesar Rp88.418.000.

Kemudian pengeluaran terbesar kedua adalah Gaji/Honor, Tunjangan Marbot, Security & Tenaga Kerja Lainnya sebesar Rp78.570.000, kemudian disusul ⁠pengeluaran untuk konsumsi kajian sebesar Rp66.638.000. Selanjutnya Biaya ⁠Listrik, PDAM & Internet sebesar Rp47.276.408 dan disusul pengeluaran ⁠Uang Transport Penceramah, Khatib & Muadzin Jum’at sebesar Rp34.000.000.

Untuk pengeluaran Konsumsi Kajian pada bulan Oktober 2026 ini mengalami penurunan dibandingkan bulan September lalu yakni dari Rp75.735.000 menjadi Rp66.638.000.

Sedangkan untuk pengeluaran Konsumsi Buka Puasa Sunnah pada bulan Oktober 2026 ini mengalami penurunan dibandingkan bulan September lalu yaitu dari Rp90.436.000 menjadi Rp88.418.000.

Sebelumnya laporan keuangan ini telah diperiksa oleh tim keuangan untuk memastikan kebenaran dan transparansi aliran dana yang masuk dan keluar.

Laporan keuangan Masjid Al Jihad Banjarmasin ini secara rutin setiap bulan dipublikasi kepada masyarakat umum sebagai bentuk transparansi bahwa Takmir Masjid Al Jihad berupaya menjaga kepercayaan dan mengemban amanah yang dititipkan oleh seluruh donatur dan wakif dengan sebaik-baiknya serta membelanjakan infak tersebut sesuai dengan peruntukkannya di jalan Allah dan kebermanfaatannya dikembalikan kepada seluruh jemaah.

Untuk bulan Oktober 2026 ini terjadi defisit yakni sebesar Rp62.320.084. Takmir masjid Al Jihad kembali mengajak kepada seluruh kaum muslimin untuk turut men-support kegiatan-kegiatan masjid baik melalui tenaga, pemikiran dan dana agar syiar dakwah di rumah Allah ini dapat terus berjalan berkesinambungan. Dan pahala jariyahnya insyaa Allah kelak akan terus mengalir untuk para donatur, meskipun kita telah meninggalkan dunia ini.

Bagi donatur yang memiliki keleluasaan rezeki dapat menyalurkan infaknya untuk mendukung operasional Masjid Al Jihad Banjarmasin melalui rekening BSI 777 35 777 35 atas nama Masjid Al Jihad dan Bank Kalsel 65 000 475 24 atas nama Takmir Mesjid Al Jihad.

[post-views]
Selaras