Media Utama Terpercaya

26 Oktober 2026, 18:39
Search

Menkes Turun Langsung ke Kalteng, Pasien Rumah Sakit Melonjak 3 Kali Lipat akibat Kabut Asap

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Menkes ke Kalteng
Menkes Turun Langsung ke Kalteng [Foto: MMC Kalteng]

Palangka Raya, mu4.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin turun langsung ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk memantau dampak pencemaran udara terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan fasilitas pelayanan kesehatan siap menangani warga terdampak karhutla, Jumat (23/10/2026).

Ia mengungkapkan, jumlah pasien yang masuk rumah sakit di Kalteng meningkat hingga 3 kali lipat di tengah memburuknya kualitas udara akibat asap dampak karhutla selama beberapa waktu terakhir. “Bahkan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di sejumlah lokasi telah menembus angka 300 atau masuk kategori berbahaya,” katanya.

Dirinya menyatakan pihaknya telah menyiapkan percepatan distribusi bantuan peralatan medis, termasuk ventilator, ke rumah sakit di kabupaten dan kota di Kalteng. Pihaknya juga menyalurkan bantuan untuk mendukung penanganan dampak kabut asap, meliputi masker bedah, masker N95, oxygen concentrator, nebulizer, tabung oksigen, air purifier serta multivitamin dalam bentuk tablet dan sirup.

Ketersediaan peralatan medis dinilai penting agar pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan segera mendapatkan penanganan sesuai kondisi klinisnya, khususnya kelompok rentan, seperti anak-anak yang mengalami sesak napas berat, menjadi salah satu perhatian utama.

Menkes Turun Langsung ke Kalteng [Foto: MMC Kalteng]

Baca juga: Hotspot Kalsel Relatif Rendah, Menhut Minta Penanganan Karhutla Tak Kendor

Menkes mengingatkan masyarakat agar membatasi aktivitas di luar ruangan.  Terutama, sambungnnya, bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lanjut usia. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah juga dianjurkan menggunakan masker N95 dengan pemasangan yang benar. “Tolong sekali lagi dipastikan jangan ke luar rumah kalau tidak perlu terutama kaum rentan seperti balita, ibu hamil atau orang tua, itu sebaiknya stay di rumah,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Menkes juga turut meninjau pelayanan kesehatan dan kesiapan fasilitas penanganan dampak kabut asap di Puskesmas Panarung serta Puskesmas Menteng, Kota Palangka Raya. Selain itu, dirinya juga meninjau sejumlah fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas Menteng, Rumah Oksigen di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bundaran Besar, RSUD Doris Sylvanus hingga Puskesmas Panarung. Salah satu layanan yang menjadi perhatiannya adalah bus oksigen keliling untuk membantu warga terdampak asap.

Di samping itu, Menkes juga memberikan perhatian khusus kepada puskesmas karena menjadi fasilitas kesehatan pertama yang umumnya didatangi masyarakat saat mengalami keluhan akibat paparan kabut asap. Pemeriksaan sejak dini dinilai penting agar gangguan pernapasan tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih berat.

Ia pun berpesan kepada masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. “Kalau sakitnya sudah lebih parah, bukan hanya ISPA biasa, tetapi sudah menjadi pneumonia atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), maka harus dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Di tengah upaya penanganan dampak kesehatan, Menkes berharap hujan segera turun untuk membantu meredakan kebakaran dan memperbaiki kualitas udara di Kalimantan Tengah.

(cnnindonesia.com)

[post-views]
Selaras