Palangka Raya, mu4.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyiapkan sekitar 3.000 lowongan pekerjaan melalui program Job Fair, serta menyiapkan stimulus bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memulihkan perekonomian masyarakat di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), untuk membantu masyarakat kembali produktif, selain melakukan pemadaman api, memberikan bantuan sosial, serta memperkuat perlindungan kesehatan warga terdampak kabut asap.
“Penanganan karhutla bukan hanya tentang memadamkan api, tetapi juga bagaimana melindungi masyarakat, menjaga kesehatan, memenuhi kebutuhan dasar, dan memastikan kehidupan warga bisa kembali berjalan dengan baik,” ujar Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, upaya penanganan bencana harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Karena itu, pemerintah tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga menyiapkan langkah pemulihan sosial dan ekonomi setelah masyarakat terdampak karhutla.
Baca juga: Karhutla Tak Kunjung Teratasi, Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor Gubernur Kalteng. Ini Tuntutannya!
Adapun dalam penanganan di lapangan, Pemprov Kalteng memperkuat koordinasi dengan perusahaan besar swasta, TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait. Sementara di sisi kesehatan, pemerintah menyiapkan pembagian masker dan multivitamin, penyaluran makanan sehat, distribusi air bersih, serta pembangunan rumah oksigen. Perlindungan asuransi juga disiapkan bagi relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla.
Pemprov Kalteng juga turut melanjutkan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako dan memperkuat pelayanan kesehatan, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang aktivitas sehari-harinya terganggu akibat bencana.
Lebih lanjut, Agustiar menegaskan, evaluasi tetap diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penanganan karhutla. Ia juga membuka ruang bagi kritik dan masukan sebagai bahan perbaikan kebijakan maupun pelaksanaan di lapangan.
Melalui berbagai program tersebut, Pemprov Kalteng berupaya memastikan penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman api. “Pemulihan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar, perluasan kesempatan kerja, serta dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana,” katanya.
(iNews.id)














