Media Utama Terpercaya

8 Oktober 2026, 02:04
Search

Dubes Inggris untuk Indonesia Apresiasi Muhammadiyah dalam Perluasan Gerakan Tingkat Internasional 

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Duta Besar Inggris
Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey. [Foto: RM.ID]

Jakarta, mu4.co.id – Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey CVO, OBE, mengapresiasi langkah Muhammadiyah dalam memperluas gerakannya ke tingkat internasional.

Menurutnya, perkembangan hubungan antarkomunitas di Indonesia menunjukkan kemajuan yang positif. Ia mencontohkan kiprah Muhammadiyah di Inggris dan Irlandia melalui Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia.

PCIM Britania Raya dan Irlandia menjadi organisasi Indonesia pertama yang bergabung dengan Muslim Council of Britain (MCB), jaringan yang menaungi lebih dari 500 masjid, lembaga pendidikan, organisasi amal, dan organisasi profesi di seluruh Inggris.

“Ini merupakan tonggak sejarah penting bukan hanya bagi Muhammadiyah dan diaspora Indonesia, tetapi juga bagi hubungan yang terus berkembang antara komunitas Muslim di Indonesia dan Inggris,” ungkap Dominic, dikutip dari laman Muhammadiyah, Selasa (6/10).

Baca Juga: Dewan Muslim Britania Kagumi Kiprah Muhammadiyah, PCIM Britania Raya dan Irlandia Resmi Dikukuhkan!

Menurut Sensus 2021, sekitar 4,1 juta penduduk Inggris mengidentifikasi diri sebagai Muslim, menjadikan Islam agama terbesar kedua setelah Kristen. 

Dominic juga menyoroti peran aktif organisasi Muslim dalam mengelola sekolah, membantu keluarga, menyediakan layanan sosial, dan berkontribusi bagi komunitas lokal.

Dominic menilai kehadiran Muhammadiyah di Inggris juga berkontribusi dalam bidang-bidang tersebut. Diaspora juga berperan memperkuat pertukaran gagasan serta pengalaman antara Indonesia dan Inggris.

Hubungan tersebut salah satunya terlihat dari pertemuan Prof. Syafiq Mughni dengan Oxford Centre for Islamic Studies dan East London Mosque. Pertemuan itu menjadi bagian dari pertukaran gagasan mengenai pengembangan keilmuan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pelayanan sosial.

Baca Juga: Tanah Wakaf Muhammadiyah Dikembangkan Jadi Hutan yang Produktif, Dengan Libatkan Perempuan!

Ia juga menyoroti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang pernah menerima Chevening Fellowship dari pemerintah Inggris untuk menempuh program di Universitas Birmingham pada 2004.

“Program-program pendidikan dan pertukaran semacam ini membantu melahirkan para pemimpin masa depan, memperkuat jejaring profesional, dan memperdalam pemahaman antar masyarakat. Yang tak kalah penting, pertukaran tersebut membuka ruang bagi kedua negara untuk saling belajar dari pengalaman satu sama lain,” jelas Dominic.

Ia mendorong agar hubungan Muhammadiyah dan MCB terus diperkuat sebagai kemitraan yang tidak hanya terjalin antarorganisasi, tetapi juga antarmasyarakat. Menurutnya, hubungan internasional yang kuat dibangun melalui keterbukaan, saling belajar, dan memahami satu sama lain.

“Di masa dimana informasi bergerak begitu cepatnya, namun pemahaman antar satu sama lain tidak selalu bisa mengikuti, maka kesempatan untuk berdialog, bertukar pengalaman, dan menjalin hubungan yang tulus akan selalu sangat berharga,” katanya.

(Muhammadiyah)

[post-views]
Selaras