Banjarmasin, mu4.co.id – Masa pendaftaran bakal calon rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026-2030 resmi ditutup pada Senin (29/06/2026) sore, dengan catatan sebanyak empat orang pendaftar.
Jumlah tersebut sudah sesuai dengan ketentuan minimal bakal calon sebagaimana diatur dalam Peraturan Senat ULM Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pemilihan Rektor ULM Periode 2026–2030. “Tahapan selanjutnya adalah penetapan calon yang dilaksanakan pada 1 Juli mendatang,” kata Ketua Panitia Pilrek ULM, Prof Ifrani.
Adapun pendaftar terakhir yang menyerahkan syarat pencalonan adalah Rusmansyah. Ia merupakan Doktor lulusan Pendidikan Sains Universitas Negeri Surabaya (Unesa), yang mengajar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM sejak 1993. Saat ini ia dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator Program Studi Pendidikan Kimia FKIP ULM.
Sebelumnya, sudah ada tiga nama yang lebih dulu mendaftar sebagai bakal calon rektor ULM 2026-2030, antara lain, Prof Ahmad Alim Bachri, Iwan Aflanie, Prof Muthia Elma. Prof Ahmad merupakan sosok petahana. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) itu saat ini menjabat sebagai Rektor ULM periode 2022-2026. Akademisi kelahiran Enrekang, Sulawesi Selatan tersebut telah mengabdi sebagai dosen di ULM sejak 1995. Sebelum menjadi rektor, Ahmad pernah menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik periode 2014-2018.
Baca juga: Pendaftaran Bakal Calon Rektor ULM Resmi Ditutup. Ini Tiga Nama Terdaftar!
Sementara itu, Iwan Aflanie merupakan alumnus Fakultas Kedokteran ULM, ia juga menyelesaikan pendidikan hukum sebelum melanjutkan studi magister kedokteran forensik di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan program doktor di Universitas Airlangga.
Di lingkungan ULM, karier kepemimpinan kelahiran Banjarmasin, 14 September 1973 itu berkembang secara bertahap. Ia pernah menjabat Kepala Bagian Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran ULM, Koordinator Kepaniteraan Klinik, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, hingga Wakil Dekan Bidang Akademik. Iwan juga pernah memimpin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banjarmasin periode 2012–2016 serta menjadi Ketua Gugus Tugas Covid-19 Fakultas Kedokteran ULM pada masa pandemi. Pada 2020, ia dipercaya menjadi Dekan Fakultas Kedokteran ULM sebelum kemudian dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik ULM pada 2022, membantu Rektor Ahmad.
Kemudian nama terakhir yang masuk dalam bursa Pilrek ULM adalah Prof Muthia Elma. Ia menempuh pendidikan sarjana di bidang Teknik Kimia sebelum melanjutkan studi magister di Ecole des Mines de Nantes, Prancis, dan meraih gelar doktor dari The University of Queensland, Australia.
Di dunia akademik, Muthia dikenal sebagai pendiri Materials and Membranes Research Group (M2ReG), kelompok riset yang fokus pada pengembangan teknologi membran, pengolahan air, desalinasi, serta pengelolaan limbah berbasis lingkungan lahan basah. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik ULM ini menjadi satu-satunya perempuan yang maju dalam kontestasi kali ini.
Selain itu, ia juga memiliki pengalaman manajerial sebagai Wakil Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan Pascasarjana ULM periode 2019–2023. Saat ini Muthia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) ULM.
(banjarmasinpost.co.id)












