Banjarmasin, mu4.co.id – Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan sekaligus Wakil Ketua I di Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Didik Suhardi, S.H, M.Si, P.hD, meninjau langsung Kompleks Perguruan Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan yang sebelumnya terdampak musibah kebakaran di Banjarmasin, Kamis (25/6) pagi.
Dalam kunjungan tersebut, Didik juga menyerahkan bantuan pemerintah untuk Program Revitalisasi SMA senilai Rp3.265.895.000. Selain itu, Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah juga menyalurkan bantuan sebesar Rp250 juta untuk mendukung pemulihan pascakebakaran di MTs Muhammadiyah 1 Banjarmasin.

Didik mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk memastikan kondisi riil kerusakan bangunan yang terdampak musibah.
Ia mengatakan bantuan revitalisasi dari pemerintah akan digunakan untuk rehabilitasi bangunan sekolah serta penataan lingkungan pendidikan agar lebih nyaman dan mendukung proses belajar mengajar.
“Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan membantu revitalisasi dan rehabilitasi, termasuk penataan lingkungan sekolah dengan bantuan sekitar Rp3,2 miliar,” ujar Didik kepada mu4.co.id.
Selain dukungan dari pemerintah, Muhammadiyah juga menghimpun bantuan dari warga Muhammadiyah di Jakarta dan sekitarnya untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak kebakaran.

“Dari Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah juga membantu sebesar Rp250 juta untuk melengkapi pembangunan maupun lahan sehingga kawasan pendidikan ini nanti tertata lebih bagus,” katanya.
Didik menegaskan revitalisasi sekolah tidak hanya sebatas memperbaiki bangunan, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung perkembangan siswa.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh unsur Muhammadiyah untuk bergotong royong mengawal proses pembangunan yang akan dilakukan secara swakelola. Dengan cara tersebut, hasil pembangunan diharapkan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi sekolah.
Didik berharap revitalisasi dapat segera selesai sehingga para siswa dapat kembali menikmati fasilitas pendidikan yang lebih layak dan nyaman pada tahun mendatang.
“Semoga tahun depan anak-anak sudah menikmati gedung yang lebih bagus, lebih nyaman, dan jumlah muridnya semakin banyak,” tutupnya.














