Sulawesi, mu4.co.id – TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan satu ton sianida dari Filipina ke perairan Sulawesi Utara yang dilakukan tiga warga negara asing (WNA) menggunakan kapal cepat berbendera Merah Putih untuk mengelabui petugas.
Dalam operasi intelijen pada Jum’at (12/6), Tim QR-8 Koarmada VIII berhasil mengamankan kapal beserta muatan sianida, tiga mesin tempel, dan ratusan botol minuman keras selundupan.
Tindakan tersebut dinilai berhasil mencegah kerugian negara lebih dari Rp1 miliar serta melindungi ekosistem laut dan kedaulatan wilayah Indonesia.
”Satu ton sianida ini adalah ancaman nyata bagi kelestarian laut kita, sumber nafkah nelayan kita, dan keamanan nasional. TNI AL tidak akan membiarkan sejengkal pun laut kita dirusak oleh tangan-tangan asing,” ucap Laksda TNI Dery dikutip dari Pos Kota, Selasa (16/6).
Operasi tersebut merupakan hasil sinergi TNI AL bersama BIN Daerah dan Bea Cukai Sulawesi Utara dalam memperkuat pengawasan perbatasan laut.
Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini disebut sebagai wujud komitmen menjaga keamanan perairan dan kedaulatan negara dari berbagai aktivitas ilegal lintas batas.
(Pos Online)












