Media Utama Terpercaya

31 Juli 2026, 18:32
Search

Inggris Siap Kucurkan Rp96,65 Triliun untuk Proyek Pembangunan di Indonesia!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Komisaris Perdagangan Inggris untuk Asia Pasifik, Martin Kent
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Komisaris Perdagangan Inggris untuk Asia Pasifik, Martin Kent. [Foto: Kemenko Perekonomian]

Jakarta, mu4.co.id – Komisaris Perdagangan Inggris untuk Asia Pasifik, Martin Kent, mengatakan UK Export Finance (UKEF) siap menyalurkan pembiayaan hingga 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp96,65 triliun untuk mendukung berbagai proyek pembangunan di Indonesia.

“UKEF kini memiliki kapasitas pembiayaan hingga 4 miliar poundsterling yang tersedia untuk Indonesia. Kami siap menyalurkan dana tersebut untuk memberikan solusi pembiayaan yang kompetitif guna mendukung ambisi (pembangunan) masa depan Indonesia,” ujar Kent dalam UK-Indonesia Railway Partnership Forum 2026 di Jakarta, dikutip dari Antara News, Jum’at (31/7).

Sebagai lembaga kredit ekspor milik pemerintah Inggris, UKEF menyediakan pembiayaan dan asuransi untuk proyek yang menggunakan barang dan jasa asal Inggris. 

Baca Juga: Menkeu Purbaya Akan Bertolak ke China dan Inggris, Promosikan Surat Utang RI ke Investor Global

Martin Kent mengatakan UKEF siap mendukung pengembangan sektor perkeretaapian Indonesia mulai dari perencanaan, rekayasa, operasional, pembiayaan, hingga pengembangan kawasan berorientasi transit, dengan memanfaatkan keahlian industri perkeretaapian Inggris.

“Ini adalah salah satu faktor pembeda dalam kerja sama yang ditawarkan oleh Inggris, yang memberikan komitmen jangka panjang untuk menyediakan pembiayaan ekspor melalui cara-cara inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik (pasar) Indonesia,” jelasnya.

Kent mengatakan Inggris telah lama terlibat dalam pengembangan transportasi modern di Indonesia, termasuk melalui kontribusi sejumlah perusahaan pada proyek MRT Jakarta dan LRT Jabodebek. 

Ia berharap kerja sama kedua negara terus diperkuat, terutama dalam pembiayaan proyek dan pengembangan kawasan berorientasi transit, guna mendukung pengembangan sistem perkeretaapian perkotaan.

(Antara News)

[post-views]
Selaras