Afrika Selatan, mu4.co.id – Negara-negara BRICS menggelar latihan angkatan laut bersama yang dinilai krusial untuk menjaga stabilitas jalur laut strategis. Hal ini dikarenakan meningkatnya ketegangan geopolitik dan keamanan maritim global pada awal 2026.
Latihan tersebut bertajuk “Will for Peace 2026” resmi dimulai pada Senin (12/1) di pantai Cape Town, Afrika Selatan (Afsel). Kegiatan ini melibatkan Afsel sebagai tuan rumah, dan bersama sekutu BRICS-nya yakni Rusia, China, dan Iran, di tengah sorotan dunia menyusul aksi AS menyita kapal tanker minyak berbendera Rusia yang dituding melanggar sanksi Washington terhadap Venezuela.
Hal ini memicu kekhawatiran esklasi konflik di laut lepas, bahkan AS juga menahan lima kapal tanker lain di kawasan Karibia sebagai bagian dari blokade angkatan laut terhadap negara Amerika Latin tersebut.
Baca juga: Palestina Resmi Ajukan Pendaftaran ke BRICS, China Sambut Positif
Wakil Menteri Pertahanan Afsel Bantu Holomisa, menegaskan bahwa latihan tersebut telah lama dipersiapkan dan tidak ada keterkaitan dengan langkah yang dilakukan AS. Fokus utama Afsel adalah memperkuat kerja sama dengan negara-negara BRICS, termasuk memastikan keamanan wilayah maritim.
“Jangan panik karena AS memiliki masalah dengan beberapa negara. Mereka bukan musuh kami. Prioritas kami adalah memastikan laut, terutama Samudra Hindia dan Atlantik, tetap aman,” ujarnya dilansir dari CNBC Indonesia, Selasa (20/1).
Dalam latihan ini, Afsel, China, dan Iran mengerahkan kapal perusak, sedangkan Rusia dan Uni Emirat Arab (UEA) diwakili oleh kapal korvet. Negara BRIC lainnya seperti Brasil, Ethiopia, termasuk Indonesia juga hadir sebagai pengamat. Latihan berlangsung hingga 16 Januari 2026.
Baca juga: Trump Serang Venezuela Dan Tangkap Presidennya. Apa Alasannya?
Sebelumnya, agenda tersebut sempat di tunda pada November lalu karena Afsel menjadi tuan rumah KTT G20. Latihan ini adalah pengembangan dari latihan angkatan laut Mosi (Asap) edisi ketiga antara China, Rusia, dan Afsel.
Langkah BRICS ini dianggap sebagai memperkuat konsolidasi di tengah dinamika global yang kian memanas, termasuk isu retaknya solidaritas NATO dan meningkatnya rivalitas kekuatan besar di jalur-jalur laut utama dunia.
(CNBC Indonesia)










![Mal Sarinah sesudah renovasi [2022]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260119-WA0021-300x200.jpg)


