Media Utama Terpercaya

4 Agustus 2026, 21:05
Search

BRIN Kembangkan Papuyu Unggul, Kurangi Ketergantungan pada Tangkapan Alam

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
BRIN Kembangkan Papuyu Unggul
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Tingginya permintaan ikan papuyu (Anabas testudineus) yang masih bergantung pada tangkapan alam mendorong Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan riset pemuliaan untuk menghasilkan benih unggul. 

Langkah ini diharapkan dapat mendukung budi daya yang lebih produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat papuyu sebagai komoditas akuakultur unggulan nasional dan menjaga kelestarian populasinya. 

Menurut Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN, Puji Lestari, papuyu merupakan sumber daya genetik ikan air tawar lokal yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Ikan papuyu memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat digemari masyarakat sebagai pangan khas di berbagai daerah. Secara biologis, spesies ini memiliki kemampuan adaptasi yang kuat terhadap lingkungan ekstrem, daya tahan hidup yang tinggi, serta keunggulan dalam distribusi ikan hidup,” jelas Puji dikutip dari laman BRIN, Selasa (4/8).

Baca Juga: Dengan Dukungan Pemerintah, Sektor Perikanan Kalsel Memberikan Hasil Nyata. Panen Perdana Papuyu Capai 1,2 Ton di Karang Intan!

Menurutnya, tingginya permintaan ikan papuyu belum mampu dipenuhi melalui budi daya sehingga pasokan masih bergantung pada tangkapan alam, yang berisiko menekan populasi liar. 

Meski BRIN telah berhasil mendomestikasi papuyu selama lebih dari satu dekade, pengembangannya masih menghadapi tantangan seperti ukuran panen yang belum seragam, keterbatasan benih unggul, dan perlunya peningkatan mutu genetik. 

Karena itu, BRIN terus mengembangkan riset pemuliaan untuk menghasilkan papuyu yang tumbuh lebih cepat, lebih tahan terhadap lingkungan, efisien dibudidayakan, dan memiliki kualitas daging lebih baik.

(BRIN)

[post-views]
Selaras