Banten, mu4.co.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengumumkan 24 perusahaan di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten, terindikasi terpapar kontaminasi radioaktif.
Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari peleburan logam, pengelolaan limbah B3 hingga industri makanan.
Deteksi awal kontaminasi radioaktif bermula dari laporan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada awal Agustus 2025, yang menemukan jejak Cesium-137 (Cs-137) pada udang beku asal Indonesia dari PT Bahari Makmur Sejati. Produk tersebut terdeteksi di sejumlah pelabuhan besar AS seperti Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami, sehingga memicu perhatian internasional.
Meski kadarnya kecil, Cs-137 tetap berpotensi membahayakan kesehatan jika terpapar dalam jangka panjang. Temuan ini membuat pemerintah Indonesia melalui Kemenperin dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) segera melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Area Cikande Terpapar Radiasi Cs-137! Apa Itu?
Pemeriksaan Kemenperin dan Bapeten menemukan 24 perusahaan di berbagai sektor yang terpapar radiasi Cs-137. Beberapa di antaranya, sebagai berikut:
- PT Bahari Makmur Sejati
- PT Nikomas Gemilang
- PT Citra Baru Steel
- PT Valero Metals Jaya
- PT Universal Eco Pacific
- PT Sinta Baja Jaya
- PT Crown Steel
- PT Sentosa Harmony Steel d/h PT Hwa Hok Steel
- PT Vita Prodana Mandiri
- PT Kanemory/Food Service
- PT Charoen Pokphand Indonesia
- PT Peter Metal Technology
- PT Growth Nusantara Industry
- PT Asa Bintang Pratama
- PT Cahaya Logam Cipta Murni
- PT Ediral Tritunggal Perkasa
- PT Ever Loyal Copper
- PT Hightech Grand Indonesia
- PT Jongka Indonesia
- PT Kabatama Raya
- PT New Asia Pacific Copper Indonesia
- PT O.M. Indonesia
- PT Zhongtian Metal Indonesia
- PT Luckione Environtment Science Indonesia
Sebagai informasi, PT Nikomas Gemilang adalah produsen sepatu untuk merek-merek seperti Nike, Adidas, dan Puma. Namun, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta menyebut bahwa dari 24 perusahaan terdampak, 22 di antaranya kini telah tuntas didekontaminasi.
“Tim satgas telah selesai melakukan proses dekontaminasi pada 22 fasilitas produksi yang sebelumnya ditemukan adanya kontaminasi radiasi Cs-137,” ungkap Setia dikutip dari Narasi TV, Selasa (18/11).
Sementara itu, ada 12 titik kontaminasi di luar kawasan, 7 lokasi masih dalam proses dekontaminasi, sementara 5 titik lainnya akan disegel secara teknis melalui pengecoran atau penyemenan sesuai rekomendasi Bapeten.
(Narasi TV)





![Penampakan Ibu Kota Negara [IKN] Nusantara](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2025/11/maxresdefault-300x169.jpg)






