Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 4.163 peserta Program Magang Nasional tahap pertama mengundurkan diri selama pelaksanaan program enam bulan, dari 20 Oktober 2025 hingga 24 April 2026.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kemenaker Anwar Sanusi menyatakan jumlah peserta memang berkurang seiring berjalannya program.
“Dalam perjalanannya, jumlah peserta aktif mengalami pengurangan,” ungkap Anwar dalam acara penutupan Program Magang Nasional Batch I dikutip dari Kompas, Rabu (29/4).
Baca Juga: Berikut Syarat dan Cara Daftar Program Magang Bergaji Rp3,3 Juta!
Peserta Magang Nasional batch 1A berjumlah 14.952 lulusan perguruan tinggi, sedangkan batch 1B sebanyak 1.160 orang, sehingga total awal mencapai 16.112 peserta. Namun, jumlah tersebut kemudian berkurang menjadi 11.949 peserta aktif.
“Hal ini merupakan bagian dari dinamika program di mana terdapat peserta yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan,” jelasnya.
Sebagian peserta mengundurkan diri karena sudah mendapat pekerjaan, mengingat proses lamaran telah dilakukan sebelum mengikuti program magang. Ada yang langsung direkrut sebagai karyawan tetap di perusahaan.
Baca Juga: Pemerintah Berencana Hadirkan Magang 6 Bulan Sebagai Solusi Fresh Graduate
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut sekitar 20–30 persen peserta magang berhasil direkrut perusahaan berdasarkan data pemantauan Kemnaker.
Perusahaan umumnya menilai performa peserta magang baik dan memberi respons positif. Namun, sebagian belum dapat merekrut karena kendala internal.
Sementara itu, Yassierli menyebut peserta magang di instansi pemerintah tetap harus melalui jalur CPNS, dengan proses seleksi mengikuti jadwal dan kuota dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
(Kompas)












