Jakarta, mu4.co.id – Tim sepak bola anak jalanan Indonesia, Garuda Baru, berhasil menjadi juara dunia dalam laga final ajang Street Child World Cup 2026, yang diikuti oleh berbagai negara.
Kemenangan tersebut berhasil diraih usai menaklukkan tim tangguh Argentina. Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal babak pertama. Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat yang dicetak oleh Reihan pada menit ke-6.25. Gol tersebut langsung membakar semangat tim Garuda Baru. Namun, Argentina berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya satu menit sebelum peluit panjang tanda laga berakhir dibunyikan.
Karena skor imbang, pertandingan terpaksa harus ditentukan melalui babak adu penalti yang menegangkan. Dalam drama adu penalti, tiga algojo Indonesia, yakni Reihan, Topan, dan Deno, sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Sementara itu, di bawah mistar gawang, Samuel berhasil menggagalkan eksekusi penalti terakhir dari pemain Argentina, dan memastikan Indonesia mengunci gelar Juara Street Child World Cup 2026.
Founder Garuda Baru, Mahir Bayasut, merasa bangga dan haru atas perjuangan anak-anak didiknya yang mampu mengharumkan nama bangsa di level dunia.
“Anak-anak ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan akhir dari masa depan. Mereka datang membawa cerita hidup yang tidak mudah, tetapi pulang membawa kebanggaan untuk Indonesia. Ini bukan hanya kemenangan sepak bola, ini kemenangan harapan. Kadang dunia hanya melihat mereka sebagai anak jalanan. Hari ini dunia melihat mereka sebagai juara dunia,” ujarnya, Jumat (15/05/2026).
Mahir menegaskan, olahraga masyarakat seperti ini memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter, disiplin, mental, hingga rasa percaya diri anak-anak yang selama ini kurang beruntung.
Ia mengatakan, semangat “I Am Somebody” yang menjadi ruh kompetisi ini benar-benar terasa nyata di setiap tetes keringat perjuangan para pemain Indonesia sepanjang turnamen.
“Dari lorong sempit, rumah susun, hingga lapangan dunia. Hari ini Garuda Baru mengajarkan kepada kita semua bahwa mimpi tidak pernah mengenal alamat,” pungkasnya.
(tribunnews.com)














