Media Utama Terpercaya

30 April 2026, 19:01
Search

2 Penerbangan Haji 2026 Terpaksa Ditunda. Apa Sebabnya?

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
pesawat haji gangguan
Dua penerbangan haji ditunda. [Foto: AI/mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Gangguan teknis mewarnai proses awal pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026. Kementerian Haji dan Umrah mencatat dua penerbangan milik Saudia Airlines mengalami kendala pada rute Surabaya–Madinah dan Batam–Madinah, sehingga ratusan jemaah harus menunda perjalanan.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, menyampaikan bahwa masalah tersebut masih dalam penanganan. Gangguan pertama terjadi pada Ahad (26/4), ketika pesawat dari Surabaya menuju Madinah melakukan pendaratan teknis di Bandara Kualanamu akibat gangguan sistem hidrolik.

“Adanya beberapa kendala teknis pada penerbangan jamaah calon haji yang saat ini dalam penanganan,” ujarnya dilansir dari himpuh, Rabu (29/4).

Sebanyak 380 calon jemaah terdampak kemudian difasilitasi penginapan di tiga hotel di sekitar bandara. Selama masa tunggu, jemaah tetap mendapatkan layanan konsumsi, kesehatan, serta pendampingan dari petugas.

Baca juga: Unik! Koper Jemaah Haji RI Dibongkar Petugas X-Ray Karena Bawa Petis

Kendala kedua muncul pada Senin (27/4) pada penerbangan dari Batam. Pesawat yang mengangkut jemaah Kloter 5 mengalami gangguan pada sistem flight control setelah tiba di Bandara Hang Nadim. Proses perbaikan masih berlangsung sambil menunggu kedatangan suku cadang, sementara jemaah ditempatkan di lima hotel dengan pengawasan penuh.

Kemenhaj menegaskan pelayanan terhadap jemaah tetap menjadi prioritas utama. Koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait terus dilakukan agar proses penanganan berjalan cepat dan keberangkatan dapat kembali sesuai jadwal.

Di sisi lain, hingga hari ketujuh operasional haji, tercatat 88 kloter dengan total 34.657 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 78 kloter atau 30.611 orang sudah tiba di Madinah.

Sementara itu, dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, memfasilitasi transportasi udara bagi 36 calon jemaah haji menuju Batam. Para jemaah diberangkatkan dari Bandara Ranai menuju Batam untuk mengikuti tahapan lanjutan sebelum terbang ke Arab Saudi.

Baca juga: Distribusi Konsumsi Jemaah Haji 2026 Kini Dapat Dipantau Secara Digital. Begini Skemanya!

Sekretaris Daerah Natuna, Boy Wijanarko, menyebut kebijakan ini diambil untuk memastikan perjalanan jemaah lebih cepat, aman, dan nyaman, sekaligus meringankan beban biaya. Seluruh jemaah juga telah menjalani persiapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga manasik haji.

“Kepada seluruh jamaah selamat jalan dan sehat selalu. Alhamdulillah, sudah diberikan kesempatan menjalankan ibadah haji di tahun ini, Insya Allah seluruh jamaah bisa mengikuti segala tahapan dan kembali menjadi haji yang mabrur,” ucapnya dilansir dari Republika, Rabu (29/4).

Pemerintah berharap berbagai kendala yang muncul dapat segera diatasi, sehingga seluruh rangkaian pemberangkatan jemaah haji Indonesia berjalan lancar hingga akhir musim.

(Himpuh, Republika)

[post-views]
Selaras